Minggu 24 Januari 2021, 07:44 WIB

Gubsu Minta Kawasan Danau Toba Ramai Ditanam Macadamia

Yoseph Pencawan | Nusantara
Gubsu Minta Kawasan Danau Toba Ramai Ditanam Macadamia

123.rtf
Kacang Macadamia dan olahannya.

 

GUBERNUR Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi meminta penghijauan dilakukan Badan Pengelola Toba Caldera Unesco Global Geopark. Salah satunya adalah memperbanyak penanaman Macadamia di kawasan Danau Toba.

Gubsu Edy Rahmayadi mengatakan, program-program penghijauan di kawasan Danau Toba harus dijadikan sebagai prioritas. "Saya sudah meminta penghijauan (di kawasan Danau Toba) dengan penanaman pohon kacang Macadamia," ujarnya, Sabtu (23/1).

Secara ilmiah, tanaman ini menghasilkan biji yang dikenal dengan nama kacang Macadamia. Macadamia adalah genus dari delapan spesies tumbuhan dari familia Proteaceae.

Di dunia, tanaman ini banyak ditemukan di Australia Timur dengan tujuh spesies. Sedangkan di Indonesia, Macadamia bisa ditemukan di Sulawesi dan Jawa Timur yang dikenal juga dengan nama kacang Bafa atau Bava Nuts.

Pohon kacang Macadamia umumnya berukuran 6-40 meter dengan daun sepanjang 6-30 cm dan lebar 2-13 cm. Bunga Macadamia yang memiliki ukuran 10-15 mm berwarna putih sampai ungu. Sedangkan buahnya memiliki satu atau dua biji.

Baca Juga: Menparekraf Dorong Wisata Olahraga di Danau Toba

Menurut Gubsu, tanaman ini memiliki cocok ditanam di daerah tangkapan air (DTA). Selain untuk penghijauan dan menjaga degradasi lahan, tanaman Macadamia juga, kata Edy, memiliki nilai ekonomis yang tinggi sehingga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat.

Karena itu Gubsu menilai penanaman Macadamia di Danau Toba dalam jumlah yang besar juga menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat di sekitarnya. "Pengelolaan Geopark Kaldera Toba harus diprioritaskan untuk kemakmuran masyarakat kawasan Danau Toba sehingga program-program yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat perlu diperbanyak," katanya.

Berdasarkan catatan, tumbuhan yang cocok ditanam di daerah bersuhu rendah dan dataran tinggi itu sebenarnya sudah dikenal masyarakat di kawasan Danau Toba. Tidak sedikit dari masyarakat di sana juga sudah membuat produk makanan berbahan kacang Macadamia.

Penggunaan tanaman Macadamia di DTA Danau Toba juga sudah dimulai salah satu perusahaan air minum yang beroperasi di Sumut pada pertengahan 2019. Bahkan perusahaan tersebut membangun pusat persemaian Macadamia di Desa Huta Ginjang, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara. (YP/OL-10)

Baca Juga

MI/Amiruddin Abdullah Reubee

USK dan Pemkab Aceh Selatan Kerja Sama Peta Risiko Bencana

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 09:16 WIB
"Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Banjir Aceh Selatan yang akan dibuat ini sepenuhnya untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat...
MI/Seno

Penanganan Stunting Jadi Prioritas Pemprov Kalsel

👤Denny Susanto 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 08:41 WIB
Berdasarkan data hasil Studi Status Gizi Indonesia pada 2021, prevalensi stunting di Kalsel mencapai 33,08% atau berada pada urutan 6...
MI/Hendra

Menyelamatkan Danau Maninjau, Objek Wisata Unggulan di Agam

👤Yose Hendra 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 08:00 WIB
Kondisi fisik dan ekologi danau kini telah mengalami degradasi atau penurunan, sehingga perlu pengelolaan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya