Senin 18 Januari 2021, 20:18 WIB

509 Rumah Terendam Banjir di Pedalaman Aceh Timur

Baharman Hasyim Pedoki/Amir | Nusantara
509 Rumah Terendam Banjir di Pedalaman Aceh Timur

MI/Amir MR
Ilustrasi

 

RATUSAN unit rumah warga di sejumlah gampong atau desa di pedalaman Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh terendam banjir akibat curah hujan dengan intensitas tinggi sehingga meluapnya sungai di wilayah tersebut.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur Ashadi di Idi, Senin, mengatakan terdapat 509 unit rumah penduduk yang berada di daerah pendalaman yang tercatat terkena banjir luapan.

‘’Ketinggian air antara 20 hingga 80 sentimeter. Sebagian warga kini harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, namun sebagian memilih tetap bertahan di rumah mereka,’’  kata Ashadi.

Dia mengatakan berdasarkan data sementara yang diperoleh, banjir terjadi di Desa Jambo Reuhat, Kecamatan Banda Alam, dengan jumlah rumah yang terendam mencapai 30 unit, yang dihuni 130 jiwa.

Kemudian, banjir juga mengepung sejumlah desa di Kecamatan Indra Makmu meliputi Desa Perkebunan Julok Rayeuk Utara dengan ketinggian air mencapai 80 sentimeter.

‘’Rumah yang terendam di desa itu mencapai 271 unit yang dihuni 1.034 jiwa,’’ kata Ashadi.

Selanjutnya, banjir di Desa Jambo Lubok, dengan ketinggian air berkisar antara 30 hingga 80 sentimeter. Kata dia, jumlah rumah yang terendam mencapai 208 unit dengan total korban terdampak 832 jiwa.

‘’Sedangkan di Desa Bunin Kecamatan Serbajadi masih dalam pendataan,’’  katanya, menjelaskan.

Baca juga : Jalan Menuju Empat Desa di Ende Putus Akibat Longsor

Menurut Ashadi tim gabungan juga sudah berada di lokasi membantu mengevakuasi warga yang terjebak banjir.

‘’Kami mengimbau masyarakat tidak bertahan di rumah di saat ketinggian air semakin tinggi,’’ ujar Ashadi.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) menyatakan banjir menjadi bencana yang paling dominan terjadi di wilayah provinsi paling barat Indonesi itu sepanjang 2021, yang dipicu akibat curah hujan dengan intensitas tinggi.

‘’Tercatat 44 kali kejadian bencana di Aceh sepanjang bulan Januari 2021, dan yang paling dominan bencana banjir,’’ kata Kepala Pelaksana BPBA Ilyas dalam keterangan Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) di Banda Aceh 

Hingga Senin (18/1) Pusdatin BPBA mencatat peristiwa banjir 18 kali kejadian, termasuk sekali banjir bandang di Bener Meriah. Kemudian 11 kali longsor dan sembilan kali kebakaran pemukiman di Bener Meriah, Langsa, Aceh Utara, Pidie Jaya, Aceh Selatan dan Aceh Tenggara.

Selanjutnya, dua kali kejadian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Banda Aceh dan Aceh Selatan, tiga kali pertiwa angin puting beliung di Sabang dan Lhokseumawe serta satu kali banjir dan longsor di Aceh Utara

‘’Akibat bencana itu total warga yang terdampak sebanyak 17.632 jiwa dalam 4.591 kepala keluarga (KK), dengan kerugian ditaksir sekitar Rp9,5 miliar,’’  katanya. (Ant/OL-2)

 

Baca Juga

DOK/PELINDO

Kolaborasi Anak Cucu Pelindo Tingkatkan Produktivitas Pelayanan

👤Media Indonesia 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 22:20 WIB
Anak cucu PT Pelindo I-IV sepakat bekerja sama guna meningkakan pelayanan dan produktivitas di sektor...
Dok.MI

KLHK Siapkan Pasal Berlapis kepada 4 Pemburu di Way Kambas

👤Dede Susianti 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 20:40 WIB
Atas perbuatannya mereka akan dijerat dengan hukuman pidana berlapis. Karena saat beraksi mereka menggunakan senjata api dan amunisi secara...
Antara

Esok Ribuan Pelaku Pariwisata Bali Divaksin

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 18:20 WIB
Target penerima vaksinasi ini adalah 5.000 orang. Sebanyak 2.500 pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dan 2.500 untuk masyarakat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya