Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH diterjang banjir pada Kamis hingga Sabtu (5/10), sekitar 200 Ha (Hektare) lahan sawah rusak di kawasan Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh. Sebagian lahan sawah milik warga itu baru ditami padi berusia sekitar 1 hingga 4 hari. Sebagian lainnya sedang dalam pembibitan di persemaian atau siap tanam.
Lokasi yang terendam banjir itu tersebar di Gampong (Desa) Tanjung Haji Muda, Lawang, Siren, Meunje, Leubok dan Gampong Ceubrek. Lalu di Gampong Alue Tho, Hagu, Tupok Barat, Alue Entok dan Gampong Tanjung Teungku Kari.
Zulfadli, tokoh muda Kecamatan Matangkuli, kepada Media Indonesia, Minggu (6/10) mengatakan, para petani yang terdampak banjir itu resah. Pasalnya semua lahan sawah yang sudah ditanami atau masih benih dipersemaian siap tanam telah rusak.
Baca juga : Banjir Melanda Sembilan Kecamatan di Aceh Utara, Satu Tewas
Aktivitas pertanian musim rendengan (musim tanam tahap pertama) kali terancam gagal. Pasalnya modal yang dikeluarkan untuk menggarap sawah itu, sekarang musnah bersama arus banjir. Ditambah lagi dengan persoalan perekonomian mereka sedang sulit. Lalu kondisi cuaca ke depan di perkirakan semakin sulit.
"Untuk menanam kembali tentu harus mengolah tanah dari nol. Lalu harus menabur benih lagi. Harapannya semua persoalan itu terselesaikan dengan bagus" tutur Zulfadli. (S-1)
Durasi air laut pasang (rob) di perairan utara Jawa Tengah lebih panjang dibandingkan sebelumnya yaitu pukul 00.00-05.00 WIB dengan ketinggian mencapai 1,1 meter,
“Ganti rugi tersebut untuk yang lahannya mengalami kerusakan 70% karena terendam banjir sehingga tidak bisa panen,”
Banjir bandang yang melanda dua desa di Toribulu, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, merusak 119 hektare lahan persawahan.
TANGGUL Kali Plalangan, di Desa Balun, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, jebol sepanjang 8 meter dengan kedalaman hingga 4 meter pada Rabu (15/3) dinihari.
Sungai Lematang di Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan, meluap dan menyebabkan banjir bandang di enam kecamatan.
Fokus pembersihan oleh aktivis 98 di Aceh Utara menyasar pada pekarangan Masjid Assa'adah, Meunasah (balai desa), serta akses lorong desa.
Tidak ada lagi seragam sekolah yang tersisa di Jamat. Siswa mengenakan pakaian warna-warni seadanya hasil pemberian donatur.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
Bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh pada akhir November lalu meninggalkan dampak serius bagi petani, pekebun, dan petambak.
Keterisolasian ini memaksa harga durian di tingkat petani terjun bebas. Durian ukuran sedang yang biasanya dihargai Rp8.000 per buah, kini hanya bernilai Rp2.500 per buah.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved