Jumat 15 Januari 2021, 04:15 WIB

Penjualan Tanah Negara Bupati Agustinus Tersangka

JL/PO/FB/LD/N-3 | Nusantara
Penjualan Tanah Negara Bupati Agustinus Tersangka

MI/PALCE AMALO
Para tersangka kasus korupsi penjualan aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat ditahan Kejaksaan Tinggi NTT di Kupang, kemarin

 

KASUS korupsi dengan modus penjualan tanah negara di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, menapaki tangga menuju puncak. Kemarin, Kejaksaan Tinggi NTT menetapkan Bupati Agustinus Ch Dula dan 15 orang lainnya sebagai tersangka.

Bupati belum ditahan, tetapi para tersangka lain diboyong ke Kupang dan ditahan. Di antara mereka ialah Ambrosius Syukur, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemkab Manggarai Barat, dan notaris Theresia Koroh.

Kasus penjualan tanah milik pemerintah kabupaten seluas 30 hektare itu telah merugikan negara hingga Rp3 triliun. Sejak 2017, lahan itu dikuasai oleh sekitar 20 orang, terdiri atas pengusaha dan pejabat.

“Setelah menjalani beberapa kali pemeriksaan sebagai saksi, hari ini kami menetapkan dan memeriksa Bupati Agustinus sebagai tersangka. Selain itu, kami juga menetapkan 15 orang lainnya sebagai tersangka dan ditahan,” papar Asisten Pidana Khusus Kejati NTT Muhamad Ilham Samudra di Labuan Bajo.

Bupati, tambahnya, belum ditahan karena masih harus menjalani pemeriksaan lanjutan.

Seorang tersangka lain yang paling sering disebut namanya, Veronica Syukur, seorang pengusaha, pemilik dua hotel di Labuan Bajo, juga belum diboyong ke Kupang karena terinfeksi covid-19. Adapun seorang tersangka dinyatakan buron.

Di Kupang, saat mendarat, pesawat Wings Air menurunkan 10 tersangka dari Labuan Bajo. Dua tersangka lain yang juga sudah ditahan ialah warga Kota Kupang dan seorang tersangka ada di Jakarta.

“Kami menetapkan 16 tersangka dalam kasus penjualan tanah negara di Labuan Bajo. Hari ini, 13 tersangka sudah ditahan. Tiga lainnya belum ditahan,” papar Kepala Kejaksaan Tinggi NTT Yulianto.

Ia menyatakan, dalam kasus ini pihaknya telah menyita tanah, hotel, uang, dan memeriksa 102 saksi dan 5 saksi ahli.

Di Banyumas, Jawa Tengah, Kejari Purwokerto menahan Agus Lestiono, mantan anggota DPRD. Ia diduga menawarkan proyek senilai Rp4,79 miliar kepada pengusaha. “Ia meminta fee sebesar 7% dari nilai proyek, tapi ternyata proyeknya tidak sampai ke pengusaha,” kata Kajari Sunarwan. (JL/PO/FB/LD/N-3)

Baca Juga

MI/Apul Iskandar

Konpercab GMKI Harus Lahirkan Pemimpin Berintegritas

👤Apul Iskandar 🕔Rabu 27 Januari 2021, 08:44 WIB
Konpercab XXIX Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun diharapkan melahirkan pemimpin berspiritualitas dan...
Istimewa

Manajemen Penanggulangan Bencana Perlu Dievaluasi

👤Denny Susanto 🕔Rabu 27 Januari 2021, 08:33 WIB
Pemerintah daerah diminta untuk membenahi dan mengevaluasi manajemen penanggulangan bencana yang dinilai belum...
Medcom.id

Kasus Covid-19 di Klaten Kembali Bertambah

👤Djoko Sardjono 🕔Rabu 27 Januari 2021, 07:21 WIB
Kasus covid-19 di Klaten, Jawa Tengah, Selasa (26/1), bertambah 87 orang terkonfirmasi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya