Selasa 12 Januari 2021, 23:32 WIB

Dinkes Pematangsiantar Gelar Simulasi Vaksinasi Covid-19 Sinovac

Apul Iskandar | Nusantara
Dinkes Pematangsiantar Gelar Simulasi Vaksinasi Covid-19 Sinovac

MI/Belvania Sianturi
Dinkes Pematangsiantar Gelar Simulasi Vaksinasi Covid-19 Sinovac.

 

Pemerintah Kota (Pemkot) Pematangsiantar melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melaksanakan simulasi pemberian vaksin Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Sinovac. Simulasi diadakan di UPTD Puskesmas Parsoburan, Jalan Parsoburan, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Siantar Marihat, Pematangsiantar, Sumatra Utara.

Tampak hadir dalam simulasi tersebut Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Pematangsiantar Windharlan Siallagan, para Kepala Puskesmas, para dokter, dan tenaga kesehatan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pematangsiantar dr Ronald Saragih menjelaskan bahwa simulasi bertujuan memberikan pembekalan teknis kepada calon penerima vaksin dan petugas di fasilitas kesehatan menjelang pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kota Pematangsiantar Februari mendatang. "Mengingat ada berbagai tahapan dan syarat sebelum orang diberikan suntikan vaksin," kata Ronald, Selasa (12/1).

Penerima vaksin Covid-19 Sinovac terlebih dulu harus mendapatkan pesan melalui SMS pemberitahuan. Setelah mendapat SMS pemberitahuan, penerima diminta membalas SMS untuk registrasi ulang. Apabila sudah registrasi ulang, akan keluar E-Tiket yang menyatakan yang bersangkutan akan menerima vaksin Covid-19 di Puskesmas tertentu.

"Setelah mendapatkan E-Tiket, yang bersangkutan masih harus melalui empat tahap. Tahap pertama, orang yang akan disuntik vaksin terlebih dahulu menunjukkan E-Tiket. Lalu diverifikasi pendaftaran melalui aplikasi 'Peduli Lindungi'", jelasnya.

Selanjutnya pada tahap kedua dilakukan untuk screening. Pada tahap ini, calon penerima vaksin akan diperiksa kesehatannya seperti pengukuran suhu tubuh dan tekanan darah. Jika lolos di tahap kedua, maka tahap ketiga adalah pemberian vaksin Covid-19 Sinovac dengan cara disuntik di lengan kiri atas.

"Usai disuntik, masuk ke tahap empat. Yakni penerima vaksin akan menjalani masa observasi selama 30 menit. Setelah observasi selama 30 menit, si penerima vaksin diperbolehkan pulang oleh pihak Puskesmas", terangnya. (AP/OL-10)

Baca Juga

Antara/Gede.

Kuasa Hukum Jeni Surati Presiden Soal Aturan Berjilbab di Sekolah

👤Yose Hendra 🕔Senin 25 Januari 2021, 01:55 WIB
Aturan harus mengenakan jilbab di sekolah di Kota Padang sudah berlangsung sejak...
AFP/Morgan Sette

Lapan Duga Ledakan di Buleleng akibat Jatuhnya Asteroid Besar

👤Arnoldus Dhae 🕔Senin 25 Januari 2021, 01:03 WIB
Lapan baru mengetahui ledakan besar yang didengar oleh masyarakat Buleleng Bali setelah beredar melalui berbagai fasilitas media sosial dan...
Medcom.id

Masih Dicari Sumber Ledakan Lima Kali di SPBU Surabaya

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 25 Januari 2021, 00:46 WIB
Warung di samping SPBU Margomulyo tersambar api akibat salah satu ledakan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya