Kamis 07 Januari 2021, 21:45 WIB

Pemkab Indramayu Ajukan Normalisasi Sungai Cibuaya Atasi Banjir

Nurul Hidayah | Nusantara
Pemkab Indramayu Ajukan Normalisasi Sungai Cibuaya Atasi Banjir

Antara
Pada Selasa (5/1/2021), ratusan rumah di desa tersebut terendam banjir setingggi 50 cm hingga satu meter akibat luapan sungai Cibuaya.

 

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu mengusulkan normalisasi Sungai Cibuaya. Pendangkalan sungai menyebabkan tiga kecamatan terendam banjir saat hujan deras beberapa waktu lalu.

Plt Bupati Indramayu, Taufik Hidayat, telah meminta kepada pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk melakukan normalisasi Sungai Cibuaya. ''Pendangkalan membuat sungai itu tidak bisa menampung debit air yang besar,'' ungkap Taufik, Kamis (7/1). Selain normalisasi, peninggian tanggul sungai juga perlu dilakukan. Sehingga air tidak limpas ke pemukiman penduduk saat debit air tinggi.

Seperti diberitakan sebelumnya, curah hujan yang tinggi menyebabkan Sungai Cibuaya meluap. Tiga kecamatan, masing-masing Kecamatan Widasari, Tukdana dan Bangodua mengalami banjir akibat meluapnya sungai tersebut. Banjir bahkan merendam rumah di tiga kecamatan dalam waktu yang lama, yaitu mulai Senin (4/1) hingga Rabu (6/1).

Dijelaskan Taufik, dengan normalisasi aliran sungai dan peninggian tanggul bisa menjadi solusi mengatasi banjir di tiga kecamatan tersebut. ''Semoga banjir tidak terjadi lagi,'' ungkap Taufik.

Sementara itu warga yang sempat diterjang banjir juga mulai mengeluhkan kesehatannya terganggu. Kepala Puskesmas Widasari, Juhariah, menyebutkan posko kesehatan sudah didirikan untuk membantu warga yang terdampak banjir. ''Beberapa warga sudah mengeluhkan gangguan pencernaan,'' ungkap Juhariah. Kondisi tersebut terjadi karena mereka berada di atas genangan air sepanjang malam.

Sedangkan Plt Kalak BPBD Kabupaten Indramayu, Dodi Dwi Endrayadi, menjelaskan bahwa pihaknya juga telah menyiapkan dapur umum dibantu PMI, Tagana dan relawan. Dapur umum itu akan memasok makanan untuk korban banjir. Sedangkan beras berasal dari Dinas Ketahanan Pangan dan lauk pauk dari BPBD. Pemkab Indramayu juga telah menyatakan status tangggap darurat bencana mulai 5 Januari hingga 19 Januari 2021 di tiga kecamatan yang diterjang banjir. (UL/OL-10)

Baca Juga

dok.humas

Binda Sulsel Vaksinasi Calon Jemaah Haji dan Umrah

👤Lina Herlina 🕔Minggu 23 Januari 2022, 20:22 WIB
SEBANYAK 37 calon jemaah haji dan umrah mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar Binda Sulsel, di kantor PT Marhaban Makkah Madinah,...
Antara/Ardi Terirsti Hardi

Kolaborasi KKN UGM-UIN Raden Fatah Berdayakan Warga Desa Sungsang di Sumsel 

👤Ardi Teristi Hardi 🕔Minggu 23 Januari 2022, 20:15 WIB
UGM sebagai suatu perguruan tinggi nasional berkomitmen dalam pelaksanaan dan pengembangan program...
DOK Kominfo Garut.

Siswi di Garut Meninggal setelah Beberapa Hari Divaksinasi Covid-19

👤Kristiadi 🕔Minggu 23 Januari 2022, 19:45 WIB
Pemeriksaan terus dilakukan oleh tim dokter karena pada Jumat (21/1) pagi kondisi anak kembali mengalami muntah dan disertai sakit...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya