Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Masyarakat Dukung Vaksinasi jika Disosialisasikan dengan Benar

Yoseph Pencawan
05/1/2021 22:19
Masyarakat Dukung Vaksinasi jika Disosialisasikan dengan Benar
(ANTARA)

Pemerintah mulai mendistribusikan vaksin Covid-19 ke seluruh provinsi di Indonesia secara bertahap hingga Maret 2022 mendatang. Untuk tahap awal, Sumatera Utara mendapat jatah sebanyak 40.000 dosis vaksin yang akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan.

Kendati demikian, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) Muryanto Amin mengatakan, kelancaran dan keberhasilan proses vaksinasi ini akan banyak dipengaruhi dukungan masyarakat.

"Saya berharap masyarakat mendukung penuh program vaksinasi ini agar proses pemberian vaksin yang sudah direncanakan pemerintah berjalan sesuai agenda," ujarnya, Selasa (5/1).

Hal itu karena pemerintah pusat menurut dia sudah menunjukkan kerja yang cukup baik dengan menyediakan vaksin gratis bagi masyarakat.

Adapun bentuk dukungan bisa diberikan masyarakat, kata Muryanto, bisa berupa mencari informasi yang cukup mengenai proses vaksin ini.

Kemudian menyampaikannya kepada keluarga, lingkungan sekitar serta lingkungan kerja. "Sehingga informasi yang diperoleh tidak simpang siur," imbuhnya.

Selama sinergitas pemerintah dan masyarakat berjalan dengan baik dia optimistis proses pemberian vaksin akan bisa tuntas dengan lancar sehingga bisa membantu mengatasi penularan Covid-19.

"Kita berdoa agar proses pemberian vaksin bisa berjalan dengan baik dan cepat. Selama masyarakat memahami bahwa kendala-kendala yang diperkirakan pemerintah bisa diantisipasi jika masyarakat memberikan dukungan," tuturnya.

Lebih lanjut dia Muryanto berharap masyarakat tetap menjalankan protokol kesehatan seperti mencuci tangan, menggunakan masker dan menghindari kerumunan, meski sudah mendapatkan vaksin.

Covid-19 memberikan pengalaman dan kebiasaan bagi masyarakat bagaimana cara menjaga kesehatan dan tidak bisa ditawar-tawar lagi. Misalnya mencuci tangan dan menggunakan masker, itu kebiasan baru yang harus diterapkan secara terus menerus," pungkasnya. (YP/OL-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya