Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang terjadi di Kabupaten Garut, Jawa Barat membuat bencana tanah bergerak meluas. Saat ini, sedikitntya 28 rumah di Kampung Rancaputat, Ciawi, Barujaya dan Cilame, Desa Ciroyom, Kecamatan Cikelet, mengalami rusak sedang dan berat. Pergerakan tanah yang meluas hingga menyebabkan ratusan orang terpaksa mengungsi ke lokasi yang aman.
"Hujan yang terjadi telah menyebabkan banyak bencana hingga menimbulkan longsor, banjir dan pergerakan tanah. Bencana yang terjadi di Kabupaten Garut berdampak pada kerusakan 28 rumah, dan ratusan orang terpaksa harus mengungsi ke lokasi yang nyaman di Gedung olahraga," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Garut, Tubagus Agus Sofyan, Jumat (25/12/2020).
Tubagus mengatakan, berdasarkan laporan di Kecamatan Cikelet, bencana pergerakan tanah awalnya tercatat 18 rumah mengalami rusak dan sekarang ini jumlahnya bertambah hingga 28 unit berada di empat kampung. Kerusakan tersebut bervariatif, mulai ringan, sedang dan berat tetapi warga yang meninggalkan rumah kondisinya terancam roboh.
"Ratusan orang di empat kampung mengungsi ke gedung olahraga dan memastikan mereka mendapat penanganan dari Pemkab Garut. Akan tetapi, lokasi pergerakan tanah sendiri di luar perkiraan yang turun dari sebuah tebing dengan medan yang ekstrem dan sampai saat ini masih menunggu hasil tim ahli dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi, Bencana, Geologi (PVMBG)," ujarnya.
Ia mengatakan, hujan yang terjadi sekarang ini harus diwaspadai bersama terutama petugas BPBD dan relawan masih menyosialisasikan berkaitan dengan kerawanan termasuk warga harus mengantisipasinya jika turun hujan yang lama lebih baik meninggalkan lokasi. Namun, sekarang ini masih menunggu hasil penelitian dan pengamatan dari PVMBG apakah lokasi itu layak ditempati atau tidak.
"Kami mengimbau masyarakat yang berada di titik lokasi rawan bencana, jika terjadi hujan turun dalam waktu 2 jam harus secepatnya meninggalkan rumah karena berbahaya. Akan tetapi, selama ini juga meminta agar seluruh warga agar tidak mendirikan rumah terutama di lokasi rawan longsor maupun pergerakan tanah," paparnya. (R-1)
Sejumlah lahan pertanian rusak di Pasie Laweh, Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Warga menyeberangi Sungai Jabak menggunakan gondola darurat menuju Desa Gedangan, Kecamatan Ngrayun, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur.
Pasca-kejadian, warga terpantau mulai bergotong royong membersihkan sisa-sisa reruntuhan dan memperbaiki atap rumah yang masih bisa diselamatkan secara swadaya.
Mendagri Tito Karnavian memaparkan skema bansos korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, termasuk bantuan Rp8 juta untuk rumah rusak berat serta Dana Tunggu Hunian Rp1,8 juta.
Terpantau Siklon Tropis Nuri yang sedang aktif di Samudra Pasifik bagian utara Papua. Fenomena ini menyebabkan belokan dan perlambatan angin di sekitar wilayah Maluku Utara.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mencatat sedikitnya 18 titik banjir dan satu rumah roboh di sejumlah wilayah Kota Bekasi, Jawa Barat.
Hujan ringan hingga sedang mengguyur Jakarta sejak pagi akibat aktivitas tiga bibit siklon tropis yang memicu pembentukan awan hujan.
BMKG NTT meminta warga waspada terhadap tiga bibit siklon tropis (90S, 93S, 92P) yang memicu hujan ekstrem dan angin kencang di seluruh wilayah NTT.
BMKG mengeluarkan peringatan dini potensi hujan disertai kilat dan angin kencang di Jabodetabek hari ini. Cek jadwal dan wilayah terdampak di sini.
Data yang dihimpun BPBD Kabupaten Badung hingga Selasa (24/2) pukul 09.00 Wita sejak Senin (23/2) pukul 18.00 Wita, menyebutkan ada 8 kejadian banjir di Kuta dan 1 di wilayah Kuta Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved