Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI pandemi, ternyata selama 2020, sejumlah warga miskin bisa memperbaiki ekonominya. Jumlahnya yang tercatat Kementerian Sosial cukup besar, yakni mencapai 1,1 juta lebih.
“Mereka ialah keluarga penerima manfaat Program Keluarga Harapan yang semula ialah keluarga miskin. Tahun ini, dari total 10 juta keluarga, 1.179.304 di antaranya mengalami graduasi dan menyatakan keluar dari program,” ujar Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial, Kemensos, Pepen Nazaruddin, di Bandung, Jawa Barat, kemarin.
Jumlah itu sudah melebihi target pemerintah yang mencanangkan 1 juta keluarga mengalami graduasi. Jumlah terbanyak keluarga yang naik kelas berasal dari Jawa Tengah sebanyak 258 ribu lebih, Jawa Timur 225 ribu dan Jawa Barat 217 ribu.
Pepen memastikan kepesertaan KPM PKH yang telah graduasi akan digantikan oleh masyarakat miskin lainnya. Hal ini memberikan perlindungan kepada keluarga miskin yang masih membutuhkan bantuan pemerintah.
Untuk memberikan rasa keadilan di masyarakat, ia menambahkan Kemensos akan mengatur kepesertaan KPM PKH maksimal 5 tahun. “Setelah itu, mereka harus graduasi dan diganti warga miskin lain.”
Di sejumlah daerah, bantuan sosial tetap mengalir bagi warga. Di Kota Pematangsiantar, Sumatra Utara, pemkot menyerahkan bantuan program jaring pengaman sosial tahap V kepada 24.651 keluarga. JPS diberikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp200 ribu per keluarga. “Belilah kebutuhan sehari-hari,” ujar Wakil Wali Kota Togar Sitorus.
Sementara itu, Pemkab Donggala, Sulawesi Tengah, menyasar pelaku UMKM. Lewat Dinas Perindustrian dan Perdagangan, mereka memberikan bantuan peralatan usaha. “Bantuan ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan untuk berusaha,” kata Wakil Bupati M Yasin.
Penggunaan dana desa untuk bantuan langsung tunai menjadi sorotan Bupati Merangin, Jambi, Al Haris. “Mari bersama-sama mengawasinya.” (BY/AP/TB/SL/JI/N-2)
Kemensos mengirimkan Tim Asesmen khusus ke Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk memverifikasi status sosial ekonomi keluarga YBS.
Kementerian Sosial (Kemensos) mengirim Tim Asesmen ke Ngada, NTT, untuk mendalami kondisi keluarga YBS, anak SD yang bunuh diri beberapa waktu lalu.
Kemensos menonaktifkan 13,5 juta peserta BPJS Kesehatan dari segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) sepanjang 2025.
Peserta JKN yang dinonaktifkan tersebut bisa mengaktifkan kembali status kepesertaan JKN-nya jika yang bersangkutan memenuhi beberapa kriteria.
Persoalan keterbatasan kapasitas, terutama pada Sekolah Rakyat yang belum memiliki gedung sendiri dan masih memanfaatkan sentra atau balai milik Kementerian Sosial.
Abidin mendorong adanya koordinasi cepat antara Kementerian Sosial dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk mempercepat pembangunan fisik sekolah di tingkat kabupaten.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved