Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

Asintel Lantamal VII Kupang Kol Widi Hartono Meninggal

Palce Amalo
15/12/2020 11:23
Asintel Lantamal VII Kupang Kol Widi Hartono Meninggal
ilustrasi covid-19(Medcom.id)

ASISTEN Intelijen (Asintel) Lantamal VII Kupang, Kolonel Laut (S) Widi  Hartono meninggal akibat terpapar Covid-19.

"Pada 8 Desember 2020 almarhum melakukan rapid swab di RSAL Samuel J Moeda Kupang dengan hasil positif covid-19 selanjutnya melaksanakan karantina mandiri, pisah dengan keluarga di Mess Garuda Kampung Solor," kata Pejabat Kadispen Lantamal VII Kupang, Letkol laut M Junaedi kepada wartawan, Selasa (4/12).

Namun, kondisi kesehatannya semakin memburuk sehingga dirujuk ke ruang isolasi RS WZ Johannes Kupang pada 12 Desember dan meninggal pada Senin (14/12). Kolonel Laut Widi Hartono meninggalkan istri dan dua putri, dimakamkan di TPU Fatukoa Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Menurutnya, Lantamal VII melakukan pengecekan terhadap kondisi kesehatan masing-masing personel yang sedang melaksanakan tugas maupun tidak bertugas, guna meminimalisir terjadinya peningkatan covid 19. Dengan demikian, pasien covid 19 yang meninggal di NTT kini bertambah menjadi 35 orang. Total kasus positif sebanyak 1.559 orang, sembuh 831 orang, dan masih dirawat 694 orang.

baca juga: Pasien Covid-19 di Tasikmalaya Dirujuk ke Jakarta Pakai Pesawat

Sebelumnya, dokter Putu Pradipta dari Rumah Sakit Siloam Kupang mengatakan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran korona di Kupang belum efektif. Untuk itu, ia minta pemerintah daerah terus memberikan edukasi keada warga kepada warga agar tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat. Bila perlu disertai sanksi tegas.

"Akan lebih baik apabila dilakukan tindakan kepada masyarakat yang tidak memakai masker, teguran maupun sanksi lisan, supaya kita sehat, keluarga kita sehat dan masyarakat sehat," ujarnya.

Dia mengatakan ada  warga yang sudah memakai masker, tetapi dibuka atau diturunkan ke dagu saat berkomunikasi dengan orang lain. Menurutnya untuk saat ini, satu-satunya cara yang harus dilakukan untuk mencegah  penyebaran virus korona ialah melaksanakan 3M yakni mamakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. (OL-3)


 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya