Selasa 08 Desember 2020, 04:55 WIB

Kejari Serang Usut Penjualan Tanah Pemkot

(WB/N-3) | Nusantara
Kejari Serang Usut Penjualan Tanah Pemkot

Kantor KEJAKSAAN Negeri Serang

 

KEJAKSAAN Negeri Serang, Banten, terus mengusut kasus penjualan tanah milik pemerintah kota seluas 8.200 meter persegi di Jalan Lingkar Selatan, Ciracas. Setelah Lurah M Faisal Hafiz divonis 18 bulan penjara, penyidik mengembangkan kasusnya ke Syafrudin, mantan camat yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Serang.

Dalam kasus itu, negara dirugikan hingga Rp2,3 miliar. "Kami sudah melaksanakan gelar perkara bersama Kejaksaan Agung dan Kejaksaan Tinggi Banten untuk menentukan status Syafrudin," aku Kepala Kejaksaan Negeri Serang Supardi, kemarin.

Namun, Supardi belum bersedia mengungkap hasil gelar perkara itu. "Nanti dulu ya, sabar."

Kasus di Serang ini juga mendapat perhatian dari Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman. Ia, mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Serang untuk mempertanyakan kasus yang menyeret sang wali kota. "Kejari harus segera menuntaskan perkara ini. Kami siap mengajukan praperadilan jika kasusnya tidak tuntas," paparnya. (WB/N-3)

Baca Juga

DOK/PELINDO

Kolaborasi Anak Cucu Pelindo Tingkatkan Produktivitas Pelayanan

👤Media Indonesia 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 22:20 WIB
Anak cucu PT Pelindo I-IV sepakat bekerja sama guna meningkakan pelayanan dan produktivitas di sektor...
Dok.MI

KLHK Siapkan Pasal Berlapis kepada 4 Pemburu di Way Kambas

👤Dede Susianti 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 20:40 WIB
Atas perbuatannya mereka akan dijerat dengan hukuman pidana berlapis. Karena saat beraksi mereka menggunakan senjata api dan amunisi secara...
Antara

Esok Ribuan Pelaku Pariwisata Bali Divaksin

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 27 Februari 2021, 18:20 WIB
Target penerima vaksinasi ini adalah 5.000 orang. Sebanyak 2.500 pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dan 2.500 untuk masyarakat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya