Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KAPAL MV Tina 1 yang berlayar dari Singapura dengan tujuan Jakarta, dilaporkan kandas di perairan Batu Berhenti, Selat Singapura, Batam, Kepulauan Riau, pada Minggu (22/11) malam.
Informasi tersebut diterima Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Tanjung Balai Karimun .
Mendapati informasi tersebut, Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Uban Capt. Handry Sulfian segera mengerahkan dua kapal patroli KPLP, yaitu KN Sarotama-P.112 dan KN Rantos-P.210. Kapal tersebut untuk melakukan pengawasan dan pengamanan di lokasi kejadian.
Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Kemenhub Siapkan 1.293 Kapal
“Berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan, kondisi kapal MV Tina 1 sampai saat ini belum mengalami kebocoran dan tumpahan minyak di sekitar kapal tersebut,” ujar Handry dalam keterangan resmi, Senin (23/11)
Adapun lokasi kandasnya kapal MV Tina 1 ini berdekatan dengan lokasi kandasnya kapal MV Sharaz. Sebelumnya, kapal MV Sharaz kandas di perairan Batu Berhenti, Batam, Kepulauan Riau, pada Mei lalu.
Baca juga: Kapal Dharma Rucitra III Kandas, Penumpang & Awak Selamat
Handry menyebut pihaknya juga menurunkan rescue boat KN Sarotama-P.112 untuk mempermudah pengawasan dan pengamanan kapal yang kandas. Berdasarkan informasi, kapal MV Tina 1 mengangkut muatan kontainer dengan jumlah muatan sebesar 4.096 TEUs. Adapun berat keseluruhan muatan mencapai 57.164 Ton.
Sebagai informasi, kapal MV Tina 1 dengan Call Sign 5BYH4 berbendera Cyprus, dinahkodai Kapal Krzystor Bogdan yang berkewarganegaraan Polandia. Kapal MV Tina 1 memiliki panjang kapal 278,94 m, dengan lebar kapal 40 m. Serta, mengangkut awak kapal berjumlah 20 Orang.
Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban masih menyiagakan dua kapal patrol di lokasi kejadian, yaitu KN Sarotama-P.112 dan KN Rantos-P.210. Itu bersama dengan KN 366 dari KSOP Tanjung Balai Karimun, serta kapal patroli dari Polair Polda Kepri.(OL-11)
Seluruh sertifikat kesehatan awak pesawat tersebut masih berlaku pada saat kejadian.
Ahmad Safei meminta Kementerian Perhubungan bersama Basarnas, TNI, dan Polri untuk segera melakukan pencarian korban hilangnya pesawat ATR 42-500
Pemerintah telah membuka Crisis Center di Bandara Sultan Hasanuddin untuk memberikan pendampingan kepada keluarga.
Pesawat teridentifikasi tidak berada pada jalur pendekatan yang seharusnya, sehingga Air Traffic Control (ATC) memberikan arahan ulang kepada awak pesawat untuk melakukan koreksi posisi.
Bandar Udara Sultan Hasanuddin Makassar telah melakukan persiapan pembukaan Crisis Center di Terminal Keberangkatan sebagai pusat koordinasi informasi.
Keputusan tersebut diambil setelah terjadinya kecelakaan maut bus di Tol Krapyak, Semarang, yang menewaskan 16 penumpang pada Desember 2025.
Dua orang yang meninggal adalah wisatawan asal Tiongkok bernama Shi Guo Hong (20) berjenis kelamin laki-laki dan Hanqing yu (37) juga laki-laki
Upaya evakuasi pun dilakukan dengan mengerahkan Alut berupa RIB 01 Pos Pencarian dan Pertolongan Jembrana dan KP Tanjung Rening XI 2006 Polair Polres Jembrana.
Sebanyak 45 ton pasir timah kering gagal diselundupkan ke Malaysia seusai kapal yang mengangkutnya kandas di muara Sungai Pangkalbalam, Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel)
Ada sebanyak tujuh wisatawan asing dan tiga kru kapal diangkut kapal tersebut, selamat
KSOP Kelas I Tanjung Emas terus melakukan koordinasi dengan instansi terkait untuk melakukan evakuasi terhadap tiga kapal tersebut.
KAPAL perang angkatan laut Malaysia tenggelam di lepas pantai Johor pada Minggu (25/8).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved