Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMBINASI curah hujan tinggi dan tanggul sungai jebol membuat warga Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, menderita. Sebanyak 1.323 kepala keluarga atau 3.811 jiwa harus mengungsi karena tempat tinggal mereka terendam banjir dalam tiga hari terakhir.
“Banjir belum surut, bahkan meluas. Hari ini ada 14 kecamatan yang dikepung banjir dari hari sebelumnya 11 kecamatan,” kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Tri Komara Sidhy, kemarin.
Dia juga menyatakan 23 titik tanggul sungai jebol. Curah hujan yang tinggi menyebabkan air sungai meluap. Tidak hanya banjir, tanah longsor juga terjadi di 14
desa di 3 kecamatan. “Empat rumah roboh, 9 rusak berat, 2 rusak sedang, dan 43 rumah rusak ringan,” lanjut Tri Komara.
Kemarin, Cilacap tidak sendiri. Hujan deras juga menderta wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. “Tebing setinggi 30 meter longsor dan menutup jalan sepanjang 100 meter di Kampung Gadog, Jayapura, Kecamatan Cigalontang,” lapor Kabid Kedaruratan BPBD Irwan.
Peristiwa itu menyebabkan warga dari tujuh desa terkendala untuk beraktivitas. Mereka harus mengambil jalur alternatif yang jaraknya lebih jauh.
Di luar Jawa, banjir rob membuat 40 rumah di Kampung Pelangi, Kelurahan Pasir Putih, Bukit Intan, Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung, dipenuhi air laut. “Meski belum mengungsi, warga harus menyelamatkan barang barang dan peralatan rumah tangga. Kami sudah mengirim tim untuk membantu mereka,” kata Kepala BPBD Bangka Belitung Mikron Antariksa.
Sambaran petir juga menjadi bencana bagi tiga warga di Ogan Komering Ulu, Sumatra Selatan. Mereka tewas saat berteduh di bawah pohon di wilayah Desa Karanglantang, Baturaja Timur. “Petir menyambar pohon dan ketiganya tewas di tempat kejadian,” ujar Kepala BPBD Amzar Kristofa.
Di perairan, cuaca juga tidak berpihak pada nelayan. Empat nelayan asal Bali diduga hilang di perairan selatan Lombok, Nusa Tenggara Barat, setelah bertolak dari Pelabuhan Benoa. “Pencarian sudah tiga hari dilakukan, belum ada hasilnya,” kata Kepala Basarnas Mataram Nanang Sigit.
(LD/AD/UL/RF/DW/YR/OL/N-2)
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
Selain Jakarta, wilayah penyangga juga diprediksi akan mengalami cuaca basah.
PERUMAHAN Grand Texpia, Kecamatan Ciasem, Pantura Subang, masih terendam banjir meski ketinggian air mulai berkurang.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat masih ada 1.600 warga di Jakarta yang mengungsi akibat banjir.
Banjir di Kabupaten Kudus hingga Minggu (25/1) juga masih merendam 9 desa di 4 kecamatan antara lain Desa Karangrowo, Ngemplak, Tanjungkarang, Jetiskapuan, Jati Wetan, Payaman.
Perpanjangan dilakukan karena masih adanya wilayah terdampak banjir serta tingginya potensi bencana susulan.
AKSI kolektif untuk menjaga lingkungan kembali menunjukkan dampak nyata melalui inisiatif Blibli Tiket Action.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, memperkuat berbagai langkah antisipasi menyusul potensi munculnya siklon tropis di selatan Pulau Jawa.
Warga kehilangan akses terhadap makanan dan pendapatan harian akibat terputusnya aktivitas ekonomi.
TIM SAR kembali menemukan dua korban jiwa longsor Cilacap di hari keenam pencarian, Selasa, (18/11). Dengan begitu, berdasarkan data sementara hingga hari keenam operasi pencarian.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa tim pencarian dan pertolongan (Search and Rescue-SAR) kembali menemukan dua jenazah korban longsor Cilacap.
Di Cilacap tim Baznas membuka dapur air, memberikan layanan medis dasar, serta mendukung logistik kesehatan bagi tim SAR gabungan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved