Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan menargetkan pembangunan perhutanan sosial seluas 170 ribu hektar atau 10 persen dari luas kawasan hutan yang mencapai 1,7 juta hektar. Program perhutanan sosial dilatarbelakangi agenda besar dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, berupa peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan dan menciptakan model pelestarian hutan yang efektif. Sejak 2018 sudah ada 274 kelompok masyarakat yang memperoleh izin perhutanan sosial di Kalsel dengan luas hutan dikelola lebih 60 ribu hektar.
"Tujuan dari porgram ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan dengan berpegang pada aspek kelestarian hutan," tutur Kepala Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Penyuluhan dan Perhutanan Sosial, Dinas Kehutanan Kalsel, Gde Arya Subhakti, Rabu (18/11).
Dikatakan Gde perhutanan sosial memiliki lima skema yakni hutan desa, hutan kemasyarakatan, hutan tanaman rakyat, kemitraan kehutanan dan hutan adat. Program ini memiliki paradigma bahwa pembangunan tidak hanya dilakukan mulai dari kota, melainkan pembangunan juga dapat dilaksanakan oleh masyarakat pinggiran atau masyarakat sekitar hutan. Pemerintah memberikan akses legal bagi masyarakat dalam mengelola hutan untuk peningkatan kesejahteraan mereka.
"Perhutanan sosial sejatinya merupakan program hutan untuk rakyat agar terwujud masyarakat yang mandiri secara ekonomi," ujarnya.
baca juga: Raja Ampat Harus Jadi Kawasan Wisata Unggul
Sejauh ini sudah banyak perhutanan sosial di Kalsel yang dinilai cukup berhasil. Salah satunya perhutanan sosial di Desa Haruyan Dayak, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Desa ini berhasil mengembangkan beragam potensi hutan berupa madu kelulut, kemiri, pisang, kayu manis dan sengon.
"Beragam potensi hutan telah berhasil dikembangkan masyarakat Desa Haruyan Dayak. Bagi masyarakat desa perhutanan sosial ini sangat membantu kesejahteraan mereka," kata M Yusri, pendamping LPHD Desa Haruyan Dayak.
Program perhutanan sosial lainnya yang cukup berhasil adalah pengembangan kopi Aranio, kopi lokal di Desa Tiwingan Baru dan produk madu serta serai wangi di Desa Alimpung, sebuah pulau kecil di dalam kawasan waduk Riam Kanan Kabupaten Banjar. (OL-3)
KEMENTERIAN Lingkungan Hidup akan melakukan audit lingkungan terhadap 182 perusahaan tambang dan sawit yang dinilai menjadi penyebab kerusakan lingkungan dan bencana banjir
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan meningkatkan status kebencanaan menjadi tanggap darurat bencana hidrometeorologi menyusul semakin parahnya kondisi banjir di wilayah tersebut.
BPBD terus menggenjot langkah-langkah strategis untuk meningkatkan mitigasi bencana.
Data Pusdalops BPBD Kalsel mencatat sejumlah wilayah Kalsel saat ini mengalami banjir meliputi Kabupaten Banjar, Balangan dan Hulu Sungai Utara.
(KPK) membeberkan modus dugaan pemerasan terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan tiga orang jaksa di Kalsel. KPK telah menetapkan tiga tersangka
KEPOLISIAN Daerah (Polda) Kalimantan Selatan menerjunkan 3.800 personel untuk membantu kelancaran dan keamanan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
DEPUTI Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Bappenas menekankan agar pemanfaatan potensi keanekaragaman hayati harus dikelola secara bertanggung jawab.
MENTERI Kehutanan Raja Juli Antoni menyerahkan Surat Keputusan (SK) Perhutanan Sosial seluas 4.237 hektare kepada lima kelompok masyarakat di Riau.
Kinerja Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang masuk 10 besar versi IndoStrategi merupakan hasil sinergi Komisi IV DPR dan pemerintah dalam menjalankan program perhutanan sosial.
Berdasarkan data Kementerian Kehutanan (Kemenhut), nilai transaksi ekonomi dari kegiatan masyarakat kehutanan tercatat telah mencapai Rp4,5 triliun.
Perhutanan sosial bukan hanya soal memberikan akses kelola hutan, melainkan juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Data Kementerian Kehutanan mencatat Perhutanan Sosial dimanfaatkan 1,4 juta keluarga dengan nilai ekonomi mencapai ratusan miliar rupiah hingga September 2025
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved