Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGELOLA Pondok pesantren di Jawa Barat harus serius dalam menekan penularan virus covid-19 di lingkungan ponpes. Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum mengatakan meningkatnya penyebaran virus korona yang terjadi di setiap daerah, terutama di ponpes harus bisa ditekan. Untuk itu pengelola ponpes harus serius dalam menekan penularan.
"Kemarin kita telah mengumpulkan para kiai di beberapa tempat seperti Cianjur, Tasikmalaya, Garut dan Ciamis. Harapannya supaya mereka bisa melakukan pencegahan terutama berada di lingkungan pondok pesantren. Kami minta agar semua Ponpres juga harus menerapkan protokol kesehatan mulai memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan (3M)," kata Uu Ruzhanul Ulum, Kamis (12/11).
Ia menambahkan beberapa klaster yang terjadi di pondok pesantren supaya pengelola lebih serius lagi mematuhi protokol kesehatan guna memutus mata rantai covid-19. Para pengurus ponpes jangan sungkan melaporkan kasus covid-19 kepada Gugus Tugas Covid-19. Jika mereka tidak ada koordinasi, penyebarannya juga akan semakin meluas. Uu meminta pengelola ponpes harus melakukan kerja sama dengan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 secara terbuka.
"Jangan seperti yang kemarin sempet menjadi ramai karena ada sanksi, lantas dimasalahkan sehingga jadinya seperti itu. Tapi sehebat apa pun program pemerintah, pesantren harus sesuai standar operasional prosedur (SOP). Pernah kejadian santri dipulangkan dari ponpes, tetapi tidak dilaporkan ke Gugus Tugas, akhirnya terjadi penularan," ungkap Uu.
Menurut Wagub Uu, hilang atau munculnya virus covid-19 di ponpes sangat tergantung pada para pengelola ponpes tersebut. Apakah pengelola ponpes benar-benar menegakkan protokol kesehatan covid-19, dan kegiatan belajar mengajar tatap muka apakah sudah aman dilakukan di ponpes, menurut Uu semua tergantung pengelola ponpes itu sendiri.
baca juga: Kasus Positif Covid-19 di Babel Melonjak
"Kami berharap agar semua pimpinan pondok pesantren di Jawa Barat, supaya mengikuti anjuran pemerintah dengan cara menerapkan protokol kesehatan percepatan penanganan covid-19. Jika mereka meliburkan kegiatan di pesantren tetap harus menjalani swab test sebelum santri dipulangkan. Bila hasilnya negatif silahkan santri boleh pulang. Kalau positf, santri harus menjalani isolasi terlebih dahulu," pungkasnya. (OL-3)
RIBUAN warga di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terdampak bencana banjir. Sejumlah warga terpaksa harus mengungsi.
Operasi ini bertujuan untuk memitigasi risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor.
Dari kuota 29.372 calon jemaah haji, tercatat 29.613 jemaah telah menyelesaikan pelunasan Bipih hingga tahap ketiga yang berlangsung pada 20 hingga 23 Januari 2026.
SEPANJANG tahun 2025, Provinsi Jawa Barat (Jabar) menjadi provinsi tertinggi di Indonesia pada angka Pemutusan Hubungan Kerja (PHK), berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) membantah tidak memiliki dana untuk membayar gaji Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu pada Januari 2026.
BMKG memprakirakan potensi curah hujan dengan intensitas sedang- sangat lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada periode 23 - 29 Januari 2026 di Jawa Barat.
Kompleks pesantren seluas sekitar 2,5 hektare ini berada di kawasan seluas lima hektare yang sempat menjadi titik penumpukan material kayu dari aliran sungai.
PBNU menggelar Musyawarah Kubro di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.
Kemenag dan Kemenkop UKM menandatangani nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis untuk membangkitkan dan memperkuat ekonomi umat
Insiden kebakaran yang terjadi di lantai dasar Pondok Pesantren Al Mawaddah, Ciganjur, Jagakarsa, Jakarta Selatan, menyebabkan sedikitnya sembilan santri alami gangguan pernapasan
BNPT mengunjungi pondok pesantren asuhan KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha di Rembang, Jawa Tengah, Kamis (20/11/2025).
Berdasarkan data Education Management Information System (EMIS), Jabar memiliki 12.972 pesantren atau 30,42% dari 42.639 pesantren yang ada di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved