Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PASAR-pasar tradisional yang ada di Kota Surabaya, Jawa Timur, kerap dikeluhkan karena dianggap kurang nyaman. Tempat-tempatnya juga terkesan kotor dan kumuh. Hal itu membuat pengunjung pasar tradisional merosot.
Hal itu yang membuat pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Machfud Arifin-Mujiaman (Maju) di Pilkada Surabaya menaruh perhatian khusus terhadap revitalisasi pasar.
Seperti saat Mujiaman melihat pasar di wilayah Petemon Kuburan, Sawahan, Kota Surabaya, yang dikelola oleh lingkungannya sendiri. Masih banyak tempat pedagang yang tidak layak.
"Pasar Petemon Kuburan kebanyakan atap-atapnya hanya ditutupi terpal saja ditambah banyak sampah berserakan di sembarang tempat sehingga kurang nyaman untuk pembeli," ujar Mujiaman, Senin (9/11).
Mujiaman menilai, ini salah satu faktor menurunnya omset pedagang pasar. Lantaran, tidak adanya peran pemerintah untuk membangun infrastruktur pasar supaya lebih layak dan nyaman untuk para pengunjung.
"Ini adalah tempat mencari hidup para warga Petemon. Kenyataan ini harus segera dirubah yang dibilang warga Surabaya maju itu harus ke level yang lebih tinggi lagi," ungkapnya.
Oleh karena itu, pertama kali yang akan dilakukan Machfud Arifin-Mujiaman jika terpilih nanti, akan membenahi ruang-ruang pasar yang tidak layak ditempati.
"Jadi yang saya sampaikan kemarin hanya 100 pasar, tetapi melihat sekarang saya yakin masih lebih banyak lagi. Kebetulan kemarin saya lewat Pasar Krampung, disebelahnya lagi sudah hanyak kampung-kampung yang jalanannya jadi pasar karena tidak punya tempat," ungkapnya.
Kemudian, dia telah mencanangkan program untuk bagaimana menarik masyarakat agar mau masuk pasar. Hal itu dilakukan untuk mendekatkan masyarakat dengan pasar, kalau tidak pasar akan hilang dari peredaran.
"Seperti kegiatan pelayanan masyarakat, harusnya bisa dilayani di pasar. Jadi masyarakat tidak perlu jalan ke tengah kota, cukup di pasar-pasar itu pekerjaannya dapat terselesaikan," tandasnya.
Dengan begitu, dapat berdampak pada peningkatan pembeli dan menggenjot pertumbuhan ekonomi untuk Kota Surabaya.
"Diharapkan dengan pertumbuhan ekonomi, dapat menghidupkan kampung, membangun dan yang terpenting bagaimana menghidupi warga Surabaya," pungkasnya. (RO/OL-09)
Revitalisasi mesti diarahkan pada konsep pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit-Oriented Development (TOD).
Kondisi ini tidak hanya merusak estetika pasar, tetapi juga mulai mengancam kesehatan pedagang dan pengunjung.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Pasokan sering kosong karena tidak adanya panen di sejumlah sentra pertanian akibat intensitas hujan tinggi.
SEJUMLAH pedagang mengeluhkan harga sejumlah komoditas pangan yang masih mahal saat Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pasar Jagasatru.
Keterbatasan pada aspek kemasan, pengelolaan merek, dan strategi pemasaran membuat produk unggulan desa tersebut belum mampu bersaing di pasar modern maupun digital.
KASUS pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya, telah masuk pada babak baru. Polda Jatim telah menangkap tersangka ketiga berinisial SY, 59.
MENTERI Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul angkat bicara soal kasus pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya
KASUS pengusiran Nenek Elina, 80, dari rumahnya di Surabaya membuahkan hasil. Kepolisian berhasil menangkap pelaku dan menetapkan tersangka
Rawon disebut dalam prasasti Taji di Ponorogo, Jawa Timur dan kala itu disebut rarawwan.
BAYI yang baru berusia dua minggu kehilangan ibunya PDA, 39, seorang warga binaan Rumah Tahanan Perempuan Surabaya di Kecamatan Porong, Sidoarjo yang meninggal dunia akibat sakit.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdullah, mengecam keras aksi pembongkaran rumah dan pengusiran terhadap Nenek Elina di Surabaya, Jawa Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved