Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

BPDas BRC Targetkan Tanam 1,6 Juta Mangrove Hingga Desember

Rendy Ferdiansyah
06/11/2020 10:19
BPDas BRC Targetkan Tanam 1,6 Juta Mangrove Hingga Desember
Ilustrasi--Sejumlah relawan dan pecinta mangrove menanam bibit bakau di Pantai Teluk Palu, Sulawesi Tengah.(ANTARA/Mohamad Hamzah)

BADAN Pengelolah Daerah Aliran Sungai (BPdas) Baturusa Cerucuk (BRC) Provinsi Bangka Belitung (Babel) menargetkan, hingga pertengahan Desember, sebanyak 1,6 juta batang pohon mangrove akan ditanam di Pulau Bangka dan Belitung.

Kepala BPDas BRC Babel Tekstiyanto mengatakan luas lahan mangrove di Babel adalah sebanyak 63 ribu hektare, 32 ribu hektare primer dan 31 ribu hektare sekunder.

"Sebanyak 31 ribu hektare sekunder bisa dikatakan rusak. Sebenarnya tidak ada istilah rusak itu karena yang ada sekunder," kata Tekstiyanto, Jumat (6/11).

Baca juga: Sektor Pertanian Tetap Bertumbuh

Penyebab kerusakan Mangrove diakuinya adalah ulah manusia, seperti tambang timah ilegal, faktor cuaca, ombak, dan jaring nelayan.

Tekstiyanto mengatakan lahan mangrove yang sudah direhabilitas sejak 2015 hingga 2019 adalah seluas 145 hektare.

"Memang tingkat kerusakan lahan ini, tidak sebanding dengan rehabilitasnya," ujar dia.

Pada 2020 ini, menurut Teksti, target rehabilitas mangrove melalui program padat karya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) adalah 500 hektare.

"Sebanyak 500 ribu hektare itu, di Bangka 250 hektare dan di Pulau Belitung 250 hektare,"ungkapnya.

Pihaknya menargetkan, hingga Desember tahun ini, jumlah magrove yang ditanam untuk rehabilitas sebanyak 1,6 juta batang dengan anggaran Rp13 miliar.

"Per hektare itu Rp26 juta. Total anggaran tahun ini mencapai Rp13 miliar. Target kita pertengah desember selesai, kegiatan ini dimulai September," terangnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya