Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengelolah Daerah Aliran Sungai (BPdas) Baturusa Cerucuk (BRC) Provinsi Bangka Belitung (Babel) menargetkan, hingga pertengahan Desember, sebanyak 1,6 juta batang pohon mangrove akan ditanam di Pulau Bangka dan Belitung.
Kepala BPDas BRC Babel Tekstiyanto mengatakan luas lahan mangrove di Babel adalah sebanyak 63 ribu hektare, 32 ribu hektare primer dan 31 ribu hektare sekunder.
"Sebanyak 31 ribu hektare sekunder bisa dikatakan rusak. Sebenarnya tidak ada istilah rusak itu karena yang ada sekunder," kata Tekstiyanto, Jumat (6/11).
Baca juga: Sektor Pertanian Tetap Bertumbuh
Penyebab kerusakan Mangrove diakuinya adalah ulah manusia, seperti tambang timah ilegal, faktor cuaca, ombak, dan jaring nelayan.
Tekstiyanto mengatakan lahan mangrove yang sudah direhabilitas sejak 2015 hingga 2019 adalah seluas 145 hektare.
"Memang tingkat kerusakan lahan ini, tidak sebanding dengan rehabilitasnya," ujar dia.
Pada 2020 ini, menurut Teksti, target rehabilitas mangrove melalui program padat karya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) adalah 500 hektare.
"Sebanyak 500 ribu hektare itu, di Bangka 250 hektare dan di Pulau Belitung 250 hektare,"ungkapnya.
Pihaknya menargetkan, hingga Desember tahun ini, jumlah magrove yang ditanam untuk rehabilitas sebanyak 1,6 juta batang dengan anggaran Rp13 miliar.
"Per hektare itu Rp26 juta. Total anggaran tahun ini mencapai Rp13 miliar. Target kita pertengah desember selesai, kegiatan ini dimulai September," terangnya. (OL-1)
Para peserta Mangrove Impact Fellowship tidak hanya belajar teori, tetapi juga melihat langsung aplikasi teknologi dalam konservasi melalui peluncuran Platform Mandara milik KLHK.
Kementerian Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) menggelar rakornas Kelompok Kerja Mangrove Daerah 2026.
Kementerian Kehutanan resmi meluncurkan Platform Mangrove Data Nusantara (Mandara) sebagai sistem integrasi data mangrove nasional.
Hingga tahun 2025, capaian rehabilitasi mangrove M4CR di Provinsi Kalimantan Utara seluas 6.543 hektare.
Upaya menjaga keberlanjutan hutan dan mangrove Indonesia tidak hanya bergantung pada kebijakan dan anggaran, tetapi juga pada kualitas kepemimpinan aparatur negara.
Upaya pemulihan lingkungan pesisir di Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mulai menunjukkan hasil konkret.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved