Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang membawa material longsor membuat sebuah jembatan darurat sepanjang 25 meter putus terseret longsoran. Kejadian itu terjadi pada Minggu (1/11) sekitar pukul 17.00 WIB hingga mengakibatkan 75 Kepala Keluarga (KK) yang berada di Kampung Panampikan, Desa Bugel, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, terisolasi.
Longsornya sebuah jembatan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, tetapi masyarakat di dua RT tidak bisa melintas karena kondisinya tertutup material longsor termasuk jembatan penyeberangannya terputus. Namun, petugas gabungan telah menyingkirkan material tanah.
Babinsa Desa Bugel, Bripka Awan Nopiana, mengatakan, intensitas hujan tinggi telah menyebabkan tebing dengan ketinggian 85 meter terbawa longsor dan menyeret sebuah jembatan bambu termasuk menimbun ruas jalan desa. Kini, masyarakat setempat belum bisa melintas.
"Intensitas hujan yang tinggi mengakibatkan tebing ambrol dan menyapu jembatan darurat tersebut, dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa tapi warga harus tetap waspada. Karena, beberapa hari ini kondisi hujan telah merata di seluruh wilayah dan bisa berdampak juga pada banjir, longsor maupun pergerakan tanah," kata Bripka Awan, Senin (2/11).
Baca juga: Klaster Keluarga di Tasikmalaya Masih Meningkat
Menurutnya, jembatan darurat yang putus itu dibangun pada Juni 2020 setelah jembatan permanen di lokasi tersebut roboh tersapu longsor. Bahkan, saluran irigasi dan saluran pipa air bersih juga ikut terdampak.
"Untuk langkah yang dilakukan sekarang akan kembali membangun jembatan darurat supaya aktivitas warga bisa kembali berjalan. Pun jembatan darurat juga akan dibangun dengan mencari lahan lain supaya kejadian itu tidak kembali terjadi dan berharap semua bisa terlibat dalam membangun jembatan," ujarnya.
Menurutnya, melihat kultur tanah labil, tidak memungkinan akses jalan ini difungsikan kembali. Karena longsor tersebut menyebabkan empat akses jembatan di lokasi tersebut putus. Rencananya jembatan akan dibangun di lokasi lain dan kini sedang dalam proses musyawarah.
"Untuk aktivitas warga, sementara waktu akan menggunakan jalan alternatif lain tetapi tidak bisa diakses oleh kendaraan, pemerintah desa sudah memikirkan agar akses tersebut juga tidak terputus," paparnya.(OL-5)
WARGA Desa Aek Nabara, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, harus berjibaku menyelamatkan diri setelah banjir besar di Sumut yang memutus akses utama desa
Warga menyeberangi Jembatan Bontotallasa yang ambruk di Dusun Pakere, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros.
Warga bersama siswa menggunakan jasa rakit penyeberangan untuk melintasi Sungai Krueng Nagan yang menghubungkan Desa Latong dengan Desa Alue Buloh, Aceh.
Hujan dengan intensitas sedang yang terjadi mengakibatkan peningkatnya debit air sungai tinggi serta terkikisnya fondasi jembatan penghubung 4 desa.
Perbaikan mulai dilakukan pada Jumat (7/2). Perbaikan ini dilakukan karena kondisi jembatan yang memiliki panjang delapan meter dan lebar 1,5 meter ini sudah rusak dan nyaris ambruk.
JEMBATAN Mondokan, yang merupakan jembatan kuno peninggalan Belanda di Dukuh Winong, Desa Winong, Kecamatan Gondang, pada Minggu malam (15/12) putus dihantam banjir.
MASYARAKAT di wilayah Cirebon merasakan suhu udara yang lebih dingin dalam beberapa hari terakhir.
SUHU di Bandung dan sekitarnya terasa cukup dingin pada Senin (12/1) sejak pagi hingga malam hari.
Kunci utama menghalau virus flu terletak pada kombinasi seimbang antara karbohidrat, protein, dan asupan vitamin dari buah-buahan.
Berbagai formula herbal dan rempah yang tersedia di dapur rumahan dapat dimanfaatkan secara efektif, baik untuk pencegahan maupun membantu proses penyembuhan.
Menurutnya, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat harus menjadi kebiasaan sehari-hari anak, baik di rumah maupun di sekolah.
Kombinasi antara aktivitas sekolah yang padat, curah hujan tinggi, dan kelembapan yang meningkat dapat menciptakan lingkungan yang rawan terhadap penularan penyakit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved