Jumat 23 Oktober 2020, 15:05 WIB

Pemkab Tuban Larang Warga Jual Bantuan Sosial

M Yakub | Nusantara
Pemkab Tuban Larang Warga Jual Bantuan Sosial

MI/M Yakub
Pemkab Tuban mengingatkan penerima bansos dilarang menjual bansosnya.

 

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jatim, mengingatkan agar keluarga penerima  Jaring Pengaman Sosial (JPS) tidak menjual bantuan tersebut. Sebab bantuan itu dimaksudkan untuk mencukupi kebutuhan gizi bagi keluarga saat pandemi.

Pemkab juga telah mengangarkan dana APBD senilai Rp8,4 Miliar untuk tambahan penerima JPS sebanyak 4 keluarga.Hal itu disampaikan Wakil Bupati Tuban, Noor Nahar Hussein, saat menantau proses penyaluran JPS bersama Pelaksana Tugas Kepala Dinsos P3A, Joko Sarwono di Kecamatan Rengel dan Soko, kamis (22/10) petang kemarin.

Menurut Wabup, program JPS ini digagas oleh Pemprov Jatim dan sudah berjalan selama 3 bulan. Yakni, Mei-Juli 2020. Pihaknya, kata dia, berkomitmen melanjutkan program tersebut. Hal ini dilakukan karena hingga saat ini Pandemi Covid-19 belum usai.

Ia menjelaskan,  program JPS Kabupaten Tuban sendiri akan dilaksanakan selama 4 bulan  terhitung sejak September-Desember 2020 mendatang. Pemkab Tuban juga menambah penerima sebanyak 4 ribu penerima sehingga total penerima mencapai 14 ribu penerima.

"Total anggaran yang digunakan mencapai 8,4 miliar berasal dari APBD Kabupaten Tuban," kata Wabup, Jumat (23/10) pagi.

Wabup juga mengingatkan, agar bantuan yang diterima tidak dijual kembali namun, dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan ketahanan pangan, serta meningkatkan gizi keluarga. Sehari sebelumnya, Pemkab Tuban menyerahkan bantuan yang sama bagi warga di Kecamatan Palang, Rabu (21/10).

Bantuan paket sembako senilai Rp150 ribu kelanjutan dari program Kemensos RI dengan dana dari APBD setempat.Bantuan yang dimaksudkan untuk membantu perekonomian warga terdampak wabah Covid-19. (OL-13)

Baca Juga: Peneliti LIPI Temukan 315 Individu Fauna di Relief Candi Borobudur

Baca Juga

Antara

Kasus Aktif Covid-19 di Batam Melonjak

👤Ant 🕔Kamis 20 Januari 2022, 23:25 WIB
Didi menyatakan dari 10 orang tambahan positif hari ini, dua orang di antaranya baru datang dari...
MI/BAYU ANGGORO

Gema Pasundan Tuntut Arteria Dahlan Diberhentikan

👤Bayu Anggoro 🕔Kamis 20 Januari 2022, 23:10 WIB
Arteria Dahlan telah mengingkari fakta bahwa banyak orang Sunda berperan dalam pembangunan...
Antara

Vaksinasi Anak di Sukabumi Capai 62 Persen

👤Ant 🕔Kamis 20 Januari 2022, 22:49 WIB
Pada hari ini saja, jumlah pelajar sekolah dasar yang mendapat vaksinasi dosis pertama sebanyak 7.774...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya