Kamis 22 Oktober 2020, 20:15 WIB

Satgas Covid Diserang Preman saat Operasi Yustisi di Deli Serdang

Yoseph Pencawan | Nusantara
Satgas Covid Diserang Preman saat Operasi Yustisi di Deli Serdang

dok.mi
Ilustrasi

 

SATGAS Penanganan Covid-19 Mebidang mengalami serangan fisik secara brutal oleh kelompok preman saat melakukan operasi yustisi, di Komplek Brayan Trade Centre, Jalan Serbaguna Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Deli Serdang, Rabu (21/10) malam.

Keterangan resmi Pemprov Sumut yang diterima Kamis (22/10), menyebutkan sejumlah anggota Satgas Penanganan Covid-19 Medan, Binjai, Deli Serdang (Mebidang) mengalami luka-luka akibat kejadian itu.

Disebutkan juga bahwa serangan tersebut dilakukan oleh puluhan orang yang diduga preman di lokasi yang juga diduga merupakan arena Judi Tembak Ikan. Kelompok itu pun telah merusak lima kendaraan operasional satgas.

Menurut Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan, para petugas diserang saat melakukan pendataan orang-orang yang melanggar protokol kesehatan dan beberapa barang bukti praktik perjudian di tempat itu.

Saat pendataan sedang berlangsung, tim dikejutkan dengan munculnya serangan brutal oleh puluhan orang diduga preman dari luar gedung.

Seorang personel Satpol PP Deliserdang yang berjaga di luar tiba-tiba berlari masuk ke dalam gedung dengan memegang kepala yang sudah berdarah.

Personel itu masuk ke dalam dan mengatakan ada pemukulan oleh orang di luar menggunakan kayu. Melihat itu, seluruh personel secara spontan berlari keluar gedung untuk menenangkan aksi brutal tersebut.

Namun, kawabab preman masih terus bertindak brutal dengan merusak bagian kendaraan dinas yang parkir di depan gedung. Tidak hanya merusak mobil menggunakan batu dan kayu, orang-orang itu pun menantang satgas untuk maju dan berkelahi.

Saat itu, posisi mereka berada di bagian depan (pintu masuk/portal) komplek pergudangan dan bersiap menyerang. Satgas tidak membalas aksi brutal tersebut dan memilih bernegosiasi dengan mereka.

Tercatat sebanyak tiga orang anggota satgas mengalami luka serius akibat kejadian ini dan lima kendaraan operasional mengalami kerusakan.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan pemprov telah menyerahkan penanganan kejadian ini ke pihak kepolisian. Polri diharapkan memeroses kejadian ini sesuai hukum yang berlaku sehingga tidak terjadi lagi kejadian yang sama di kemudian hari. (OL-13)

Baca Juga: Pemkot Cimahi Ajukan 600 Ribu Vaksin Covid-19

Baca Juga

MI/Yusuf Riaman

MXGP Beri Dampak Positif Bagi UMKM Sumbawa

👤Yusuf Riaman 🕔Minggu 26 Juni 2022, 22:54 WIB
AJANG MXGP di Sumbawa, Nusa Tenggara Barat (NTB) memberikan angin segar bagi...
 ANTARA/Indrianto Eko Suwarso

Kemenkes Perkuat Layanan Kesehatan Primer di Lombok Barat

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 26 Juni 2022, 21:45 WIB
Semuanya harus bergerak bersama-sama tanpa arahan, melainkan harus aktif dan proaktif melakukan berbagai program kesehatan yang bermanfaat...
DOK/IBIS BANDUNG TRANS STUDIO

Ibis Music, Cara Hotel Ibis Mendukung Kebangkitan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

👤Media Indonesia 🕔Minggu 26 Juni 2022, 21:15 WIB
Pertunjukan diselenggarakan Sabtu (25/6) di Ibis Bandung Trans...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya