Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT sipil kembali menjadi korban dalam penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pasca penyerangan pos TNI Satgas Penyangga Yonif PR 330/TD Pasar Baru Kenyam, Kabupaten Nduga, Papua. Korban ditemukan dalam keadaan tak bernyawa pada Rabu (7/10) dini hari.
"Bahwa korban yang sebelumnya dievakuasi ke Timika telah meninggal dunia," ungkap Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal melalui keterangan resmi, Kamis (8/10).
Baca juga: 96 Remaja Diamankan Polisi saat Menuju ke Jakarta
Kini, jenazah korban berada di RS Caritas Timika dan tengah menunggu kedatangan pihak keluarga. Rencananya, korban akan diterbangkan ke kampung halaman di Wamena, Kabupaten Jayawijaya.
Sebelumnya, insiden penembakan yang terjadi dilakukan oleh KKB Pimpinan Egianus Kogoya, pada Selasa (6/10) silam.
Polisi mengklaim bahwa korban yang merupakan karyawan PT Dolarosa sedang dalam perjalanan dari Kamp perusahaannya menuju lokasi pembangunan jalan.
Namun, di tengah perjalanan, terdengar suara rentetan penembakan yang membuat dirinya kembali ke kamp. "Sialnya, di perjalanan korban terkena tembak dan terjatuh dari sepeda motor yang dikendarai.
Para karyawan PT Dolarosa melakukan pencarian dan menemukan korban sudah tergeletak di dalam parit. "Rekanan dari Yulius menemukan motornya yang sudah dipenuhi darah," terangnya. (OL-6)
Kelima warga itu sebelumnya berangkat ke Papua pada 14 Februari 2026 untuk bekerja dalam proyek pembangunan yang dijanjikan oleh seorang mandor.
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved