Kamis 10 September 2020, 17:10 WIB

Alokasi Pupuk Subsidi di Kabupaten Subang Habis

Reza Sunarya | Nusantara
Alokasi Pupuk Subsidi di Kabupaten Subang Habis

Istimewa
Petani mulai menanam padi di musim tanam ke dua tahun ini.

 

PARA petani di Kabupaten Subang Jawa Barat keluhkan kelangkaan pupuk dipasaran. Para petani seperti di Kecamatan Pabuaran Subang mengaku tidak mengetahui apa penyebab kelangkaan pupuk tersebut.

Kelangkaan pupuk sudah berlangsung selama dua pekan terakhir. Padahal saat ini, sebagian para petani di Subang masih ada yang melalukan tanam.

Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Jawa Barat, Otong Wiranta mengatakan, para petani khususnya di Kabupaten Subang kini kesulitan mencari pupuk subsidi. Akibatnya petani terlambat melakukan aplikasi pupuknya. Sebagian kecil petani, kini terpaksa memilih menggunakan pupuk non subsidi yang harganya lebih mahal.

"Dampaknya dari kesulitan mencari pupuk subsidi, petani kini telat melakukan aplikasi pupuknya. Kalau pun ada yang menggunakan pupuk non subsidi tapi jumlahnya tidak banyak karena harganya mahal," kata Otong, Kamis (10/9).

Hilangnya pupuk subsidi dipasaran ini, menurut Otong, diakibatkan alokasi pupuk subsidi untuk Kabupaten Subang sudah habis. Sebab alokasinya pada tahun ini turun 35 persen dibanding tahun 2019.

Otang berharap pemerintah segera mengeluarkan alokasi pupuk subsidi tambahan untuk para petani khususnya di Kabupaten Subang. "Harapan saya agar pemerintah segera mengeluarkan alokasi tambahan pupuk subsidi untuk petani, supaya kebutuhan untuk petani segera terpenuhi," tambah Otong.

Sementara itu, Manager Komunikasi Perusahaan PT Pupuk Kujang, Fitria Ratu Pagih menegaskan bahwa ketersediaan stok pupuk bersubsidi jelang musim tanam kedua di tahun 2020 ini dipastikan aman.

Stok pupuk urea bersubsidi yang tersedia di gudang lini III Kabupaten Subang mencapai 5.589 ton. Sedangkan realisasi penyaluran wilayah Subang untuk Urea mencapai 30.315 ton atau 101% dari ketentuan sebesar 29.920 ton.

Sehingga pihaknya belum bisa menyalurkan kembali pupuk bersubsidi ke Kabupaten Subang karena sudah melebihi alokasi dari Pemerintah.

"Saya pastikan ketersediaan stok pupuk susbidi saat ini di gudang lini III aman, kami siap menyalurkan pupuk subsidi sesuai alokasi," kata Fitria.

Menurutnya stok pupuk urea bersubsidi wilayah Jawa Barat, Banten dan sebagian Jawa Tengah tercatat sebanyak 122.533 ton atau 1147% dari ketentuan Distan sebesar 10.687 ton. Sampai dengan hari ini Pupuk Kujang telah menyalurkan 104% pupuk subsidi kepada petani.

"Jumlah tersebut setara dengan sekitar 475.818 ton pupuk, dari ketentuan Distan sebesar 457.188 ton, dan Pupuk Kujang sudah menyalurkan sesuai alokasi dari pemerintah" jelas Fitria. (OL-13).

Baca Juga: Stok Pupuk Subsidi di Jabar, Banten dan sebagian Jateng Aman

 

Baca Juga

Antara/Bayu Pratama

Jokowi Instruksikan Segera Kerahkan Bantuan untuk Banjir di Kalsel

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 15 Januari 2021, 21:02 WIB
"Saya juga telah memerintahkan Kepala BNPB, Panglima TNI, dan Kapolri untuk secepat-cepatnya mengirim bantuan, terutama yang berkaitan...
dok.mi

Kasus Positif Covid di Sumsel Terus Bertambah, Ini Sebabnya

👤Dwi Apriani 🕔Jumat 15 Januari 2021, 20:45 WIB
MESKI saat ini Provinsi Sumatra Selatan sudah memulai vaksinasi Covid-19, tidak berarti kasus positif Covid-19 mereda. Hari ini justru ada...
MI/Heri Susetyo

Usai Divaksin, Forkopimda Sidoarjo Minta Warga Tak Ragu Divaksin

👤Heri Susetyo 🕔Jumat 15 Januari 2021, 20:35 WIB
SEJUMLAH anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sidoarjo dan tokoh agama mengikuti vaksinasi perdana di Gedung Hemodialisis...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya