Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
INDUSTRI kerajinan kreatif di Kasongan, Bantul, kembali menggeliat di masa pandemi covid-19. Kamis (3/9) siang, satu kontainer yang berisi kerajinan kreatif dari Palem Craft Jogja di Kasongan dikirim ke Eropa.
"Kami hari ini mengekspor cermin dan lampu yang bahan-bahannya dari dalam negeri," kata pemilik Palm Craft Deddy Effenfy, Kamis (3/9) sore.
Pangsa pasar produknya adalah Prancis, Belgia, Spanyol, dan negara-negara lain di Eropa.
Dalam sebulan, pihaknya mengekspor dua kontainer. Setiap kontainer berisi sekitar 20.000 unit dengan nilai mencapai Rp150 juta.
"Keunggulan produk kami adalah terbuat dari bahan-bahan alami, 100% dari bahan lokal, seperti serat batang pisang, rumput rayung, bambu, ranting kayu, biji mahoni hingga kulit kerang," ujarnya.
Bahan-bahan tersebut sebenarnya barang-barang yang tidak terpakai kemudian diolah menjadi produk kriya berkualitas. Produk yang menjadi favorite adalah lampu, mirror dan wall decor.
"Covid-19 jangan membuat UMKM jadi lemas. UMKM harus terus berusaha karena pasar ekspor masih terbuka lebar," imbuhnya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta Hilman Tisnawan menyampaikan produsen home decor yang menjadi mitra binaan pihaknya ini berhasil menembus Eropa setelah mengikuti event Grebeg UMKM DIY pertama di 2017. Palem Craft berhasil memperoleh kontrak kerja sama dengan buyer dari Eropa, khususnya Belgia dan Prancis.
Baca juga: UMKM Mendong Tasikmalaya Kembali Ekspor ke AS
Palem Craft berhasil merambah pasar Prancis sehingga jangkauan ke Eropa semakin luas setelah mengikuti Trade Expo Indonesia (TEI) 2019 yang difasilitasi BI DIY.
"Melalui Grebeg UMKM DIY, produk UMKM yang berkualitas dan berpotensi ekspor dapat terseleksi dan terdata dengan baik, sehingga dapat didorong untuk naik kelas dan mendukung sektor pariwisata serta ekspor DIY," jelas Hilman.
Produk UMKM premium DIY ditampilkan secara virtual melalui www.grebegumkmdiy.com. Website ini ke depan akan menjadi show case Produk UMKM premium DIY yang telah lolos kurasi dari Bank Indonesia DIY bekerja sama dengan Dinas Koperasi dan UMKM DIY.
Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) DIY Miyono mengatakan BI sangat mendukung kegiatan ekspor. Pasalnya, sumber devisa negara yang utama berasal dari kegiatan ekspor.
Dalam kondisi pandemi seperti ini, sangat sulit mendatangkan investor dari luar negeri.
"BI bisa menjaga rupiah jika cadangan devisa baik. Oleh sebab itu, BI sangat mendorong kegiatan ekspor," pungkas dia.(OL-5)
BEAST 2025 mempertemukan perusahaan kreatif lokal dengan perusahaan internasional guna membuka potensi kerja sama bisnis dan kolaborasi studio lintas negara.
Kemenekraf memperkuat jejaring industri kreatif Indonesia ke pasar global melalui JAFF Market 2025. Acara ini menghadirkan 10 IP unggulan serta membuka peluang investasi
Menteri Ekraf Teuku Riefky juga menyoroti potensi besar generasi muda Tanah Datar yang tampil memukau dalam rangkaian acara tersebut.
Dengan mengusung tema 'Feel The Art, Hold The Expression, and Live The Creation, Foom dan Never Too Lavish juga memperkenalkan kolaborasi produk edisi khusus, Lavish Silver.
Pembahasan RUU Hak Cipta di Badan Legislasi (Baleg) DPR membuka kembali kebutuhan mendesak akan membuka regulasi yang lebih adil bagi pelaku industri kreatif.
Setelah sukses membuka rangkaian perjalanannya di Makassar, Soundrenaline 2025 kini siap mengguncang Kota Medan pada 22 November 2025.
Partisipasi Sarinah di Indonesia Pavilion yang berlangsung pada 19–23 Januari 2026 di Davos, Swiss, menandai dimulainya fase penguatan ekspor perusahaan mulai tahun ini.
Kementrans merencanakan untuk membuat program hilirisasi melalui industri yang melibatkan masyarakat transmigrasi.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved