Selasa 01 September 2020, 19:48 WIB

UMKM Mendong Tasikmalaya Kembali Ekspor ke AS

Kristiadi | Nusantara
UMKM Mendong Tasikmalaya Kembali Ekspor ke AS

MI/Kristiadi
CV Mendong Jaya Kota Tasikmalaya siap mengekspor boks kerajinan mendong ke Amerika Serikat, Selasa (1/9/2020).

 

UMKM di Kota Tasikmalaya mulai menggeliat. Kerajinan mendong di Kota Tasikmalaya telah diekspor ke Amerika Serikat. Seperti dilakukan oleh UMKM CV Mendong Jaya di Kecamatan Purbaratu, untuk pertama kalinya mengekspor kerajian berbahan baku mendong ke Amerika Serikat di saat pandemi covid-19. Sebelumnya pada masa pandemi Maret-Juni, seluruh orderan ekspor dibatalkan karena banyak negara melakukan penguncian. Kini CV Mendong Jaya mengekspor 5.000 set boks terbuat dari mendong ke Amerika Serika

"Bulan ini  rumah produksi binaan Bank Indonesia ini kembali melakukan ekspor setelah beberapa bulan tidak bisa mengekspor. Sekarang ini kami akan mengekspor 5.000 set boks terbuat dari mendong dengan nilai 30 ribu dolar. Selama ini mendong yang kami buat diekspor ke Inggris, Spanyol dan Tiongkok. Tapi terbanyak di Amerika Serikat. Hampir 90% ke Amerika Serikat," kata Eje Zainal Muttaqin, pemilik CV Mendong Jaya, Selasa (1/9).

Ekspor mendong ini sudah dilakukan sejak lima tahun lalu.

"Produk laris di luar negeri karena bahan baku mendong ramah lingkungan, masyarakat luar negeri banyak yang sudah tak mau menggunakan bahan seperti plastik dan pasar ekspor mendong masih sangat terbuka lebar. Selama ini, rumah produksi kami belum sepenuhnya bisa memenuhi permintaan ekspor. Baru 25% yang bisa dipenuhi dari pesanan," kata Eje.

baca juga: Target 2020, 100 Unit Terbangun untuk Relokasi Korban Abrasi

Kepala Kantor Perwakilan BI Tasikmalaya, Heru Saptaji pada kesempatan sama  produk unggulan UMKM tetap bertahan di tengah dampak ekonomi akibat pandemi covid-19. Dari hasil survey BI di wilayah Priangan Timur terjadi penurunan produksi dan penjualan sekitar 50-75 persen.
   
"Pada Juni ini para pelaku usaha mulai menggeliat dan pulih. Produksi UMKM sekitar 25 hingga 50 persen. Salah satunya yang mampu bertahan adalah CV Mendong Jaya yang sudah bisa mengekspor kerajinan ke Amerika Serikat," kata Heru. (OL-3)
 

Baca Juga

MI/Supardji Rasban

Buntut Dangdutan Tegal Warga jalani Tes Swab dan Rapid

👤Supardji Rasban 🕔Sabtu 26 September 2020, 18:20 WIB
Swab dan rapid tes itu dipantau langsung Wakil Walikota Tegal, Muhammad Jumadi, beserta sejumlah pejabat...
Antara/Adeng Bustomi

Puluhan Penambang Ilegal di Sorong akan Dijerat Pasal Berlapis

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 26 September 2020, 18:05 WIB
Petugas gabungan menangkap 57 pelaku penambangan ilegal galian C di kawasan Hutan Lindung Remu, Sorong, Papua Barat. Pelaku terancam...
Antara/Oky Lukmansyah

Buntut Acara Dangdutan, Kapolsek Tegal Selatan Dicopot

👤Rahmatul Fajri 🕔Sabtu 26 September 2020, 14:55 WIB
Divisi Propam Polri akan memeriksa mantan Kapolsek Tegal Selatan Joeharno. Keputusan itu menyusul acara dangdutan yang digelar...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya