Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMITMEN menjaga dan memberdayakan lahan pertanian terus digeliatkan olek komunitas para janda yang tergabung dalam Kelompok Tani Pesipa, yang merupakan kepanjangan dari Pengorbanan Seorang Ibu Pada Anaknya.
Kelompok Tani Pesipa berada di Desa Sinar Hadigala, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur. Sejak berdiri pada 15 Mei 2014, kelompok tani yang beranggotakan 16 orang janda ini, berkomitmen untuk mendedikasikan tenaga dan pikiran bagi pengembangan potensi pertanian dan perkebunan di desa mereka. Walapun masih banyak keterbatasan, namun kelompok tani ini tetap semangat berjuang demi terjaganya lumbung pangan di desa mereka.
Apalagi di saat kemarau ini, banyak lahan kekeringan, juga terbatasanya air. Namun, tidak menyurutkan mereka untuk terus menanam dengan berbagai tanaman pangan yang cocok dengan kondisi lahan kering, seperti jagung, sayur-sayuran, sorgum, juga ubi-ubian.
Ketua Kelompok Tani Pesipa, Yuliana Lili Nitit mengakui jika mereka memiliki kepedulian yang sama untuk menjaga sekaligus merawat tanah di desanya. Yaitu bagaimana terus diberdayakan demi menjaga lumbung pangan desa.
"Sebagai kumpulan para janda yang merasa senasib, kelompok tani kami ini memang punya kepedulian yang sama untuk fokus pada pengembamgan potensi pertanian dan perkebunan. Tidak memiliki suami bukan berarti kami pasrah, tapi justru semakin menguatkan tekad kami untuk tetap hidup," ungkap dia.
Caranya, jelas janda berusia 54 tahun ini, dengan mengembangkan lahan pertanian di desanya. Juga meningkatkan produksi tanam. Berbagai cara dilakukan untuk tetap memberdayakan lahan yang ada di desanya.
Yuliana pun menambahkan, walaupun beranggotakan kaum janda, namun semangat kelompok tani PESIPA untuk tetap menjaga ketersediaan pangan di desa terus dilakukan, termasuk mengolah lahan sendiri juga mengolah lahan milik orang.
"Kita lakukan dengan berbagai cara agar lahan tidak kosong dan terus ditanam. Beberapa lahan milik kami ditanam dengan beberapa tanaman yang cocok dengan kondisi lahan kering, seperti jagung, sayuran-sayuran, ubi-ubian juga tanaman sorgum, untuk menjaga ketersediaan pangan saat kemarau ini," ujarnya.
Tidak hanya mengolah kebun sendiri, jelas dia, kelompoknya sering dimintai untuk mengolah lahan orang, seperti yang dilakukan saat ini mengolah lahan orang seluas 1,5 hektare untuk tanaman jagung jenis Lamuru. Memang dari sisi usia, tenaga kami sudah kurang produktif lagi, tapi semangat kami untuk terus menaam masih tinggi demi menjaga ketersediaan pangan.
Baca Juga: Akhir 2020, 5.733 BPP KostraTani Terkoneksi AWR
Sementara itu ditengah keterbatasan air dan irigasi, Yuliana pun berharap adanya bantuan dan perhatian pemerintah untuk membuka jaringan irigasi di desa mereka demi pengembangan lahan tanam.
"Di sini memang sangat sulit air untuk irigasi. Apalagi saat musim kemarau air mengering. Biasanya kami harap dari air sungai yang cukup jauh, namun debit airnya sangat kecil. Kami terpaksa harus menyedot air dengan pinjam mesin dari desa tetangga, tapi itu juga masih sulit, karena tidak lama air tersebut tidak mengalir lagi. Beberapa waktu lalu juga kami sudah meminta bantuan dari seorang pemilik lahan untuk menyambung pipa dari mata air di sebuah bukit, tapi tetap sulit juga karena kadang pipa yang dipasang seadanya itu patah, sehingga air tidak bisa mengalir ke lahan tanam kami saat ini. Sehingga kami sangat berharap adanya bantuan pemerintah untuk bisa membuka jaringan irigasi di sini. Kalau boleh pemerintah bisa datang lihat langsung kondisi kami disini," ungkapnya berharap bantuan pemerintah. (OL-13)
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Bentrokan warga pecah di Adonara Timur, Flores Timur (6/3/2026). 3 warga luka tembak senjata rakitan & sejumlah rumah terbakar akibat sengketa lahan.
ABB di Indonesia menunjukkan komitmennya terhadap pembangunan berkelanjutan dengan berkolaborasi bersama Happy Hearts Indonesia (HHI) melalui program “Water for All”.
GUBERNUR NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, mengungkap potensi dampak serius terhadap sekitar 9 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkup Pemprov NTT.
KEMENTERIAN Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) mengawal proses pemulangan 13 korban dugaan TPPO asal Jabar yang ditemukan di Kabupaten Sikka.
PERIKANAN merupakan salah satu kunci untuk mewujudkan ketahanan pangan, hingga ekonomi Nusantara. Karena itu, pengelolaannya harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan.
Utusan Khusus Presiden Muhamad Mardiono bawa pesan Presiden Prabowo ke Bone Bolango. Fokus pada ketahanan pangan, pasar murah, dan pengelolaan SDA untuk rakyat
Petani memanen padi di area persawahan Desa Wonojoyo, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
penyelenggaraan pangan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meresmikan Embung Karangjati di Blora. Embung senilai Rp8,5 miliar ini diproyeksikan mengairi 40 hektare lahan dan tingkatkan panen petani.
Prabowo Subianto memanggil Zulkifli Hasan dan Bahlil Lahadalia ke Istana membahas ketahanan pangan dan pasokan energi menyusul krisis Timur Tengah dan penutupan Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved