Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
POLRES Klaten menjadi juara I lomba kesabharaan tingkat Polda Jawa Tengah (Jateng). Kegiatan lomba ini diikuti seluruh Polres, Polresta, dan Polrestabes jajaran Polda Jateng.
Gelar juara I lomba tersebut diserahkan oleh Kapolda Jateng Irjen Ahmad Lutfi kepada Kapolres Klaten AKB Edy Suranta Sitepu pada apel pagi di Mapolda Jateng, Senin (31/8) lalu.
Penilaian lomba meliputi, antara lain kemampuan pengendalian massa, patroli, pengawalan, beladiri, menembak, kemampuan anjing pelacak, dan pendisiplinan di masa pandemi covid-19.
Baca juga: Lima Pasien Positif Covid-19 di Klaten Sembuh
Kapolda menyampaikan terima kasih dan bangga atas pestasi jajarannya dalam lomba kesabharaan. Ini sebagai motivasi untuk meningkatkan pelayanan masyarakat.
"Polri sebagai alat negara berperan memelihara kamtibmas dan penegakan hukum. Itu harus terpatri di dada anggota polisi. Kita pun harus hadir di tengah-tengah masyarakat," kata Kapolda.
Sementara itu, Kapolres Klaten AKB Edy Suranta Sitepu menyatakan Satuan Sabhara Polres Klaten akan terus meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Untuk memaksimalkan peran Sabhara Polres Klaten, kami juga membuat inovasi program pelayanan masyarakat, seperti pengawalan gratis," ujarnya.
Lomba kesabharaan tingkat Polda Jateng yang dilaksanakan pertengahan Juni lalu menghasilkan juara I Polres Klaten, juara II Polrestabes Semarang, dan juara III Polres Pati. (OL-1)
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Kapolri menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran berat yang mencoreng nama baik Korps Brimob Polri.
Proses hukum terhadap tersangka, yang merupakan oknum anggota Brimob berinisial Bripda MS, harus dilakukan secara terbuka tanpa ada upaya menutupi fakta.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved