Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGANTISIPASI kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di beberapa titik di wilayah Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur, Kepolisian Resort (Polres) Flotim mulai meningkatkan koordinasi dan pantauan di sejumlah titik rawan terjadinya karhutla.
Koordinasi dan pantauan ini dengan memaksimalkan peran Personil Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (babinkamtibmas) Polres Flotim dan sejumlah pos polisi (Pospol) beserta sejumlah kepolisian sektor (polsek). Khususnya sebagai garda terdepan informasi sekaligus himbauan kepada warga, untuk mencegah berbagai tindakan yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan maupun lahan.
Sebanyak 50 personil babinkamtibmas, 10 pospol dan 6 polsek akan dimaksimalkan perannya demi membantu meningkatkan pantauan juga menginformasikan, dan mengimbau warga untuk mencegah dan mengantisipasi terjadinya karhutla di daerah ini.
Kapolres Flores Timur, AKBP I Gusti Putu Suka Arsa, melalui Paur Humas Ipda Petrus Sogen saat dikonfimasi Kamis (27/8), mengatakan Polres Flotim memberi perhatian serius terhadap antisipasi dan pencegahan karhutla di daerah ini, dengan melibatkan seluruh personil, termasuk memaksimalakn peran babinkamtibmas yang berada di desa-desa, juga di setiap pospol maupun di polsek-polsek.
"Berkaitan dengan karhutla ini, kami memberikan perhatian serius. Peran babinkatibmas dimaksimalkan, termasuk meningkatkan koordinasi dengan setiap personil yang ada di pospol mapun polsek-polsek, untuk meningkatkan pantauan dan patroli. Peran mereka diharapkan bisa membantu warga ketika melihat ada titik-titik api, membantu memadamkan api agar tidak meluas. Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu. Anggota babinkamtibmas bersama anggota pospol membantu memadamkan api di wilayah hutan Boru Kedang," ungkap Petrus.
Babinkamtibmas, personil di pospol dan polsek, jelas dia, diharapakn mampu memberikan edukasi dan himbauan agar warga tidak membakar lahan. Terkait upaya edukasi ini, para personil kepolisian membangun koordinasi dengan para tokoh agama dan tokoh masyarakat untuk sama-sama berpartisipasi mengimabau segenap warga untuk meencegah terjadinya karhutla. (OL-13)
Cuaca panas ekstrem yang melanda Kota Pekanbaru dituding menjadi pemicu utama meningkatnya kerawanan kebakaran di area lahan gambut dan semak belukar.
BMKG deteksi 113 titik panas di Riau per 18 Maret 2026. Bengkalis dan Dumai mendominasi. Simak update pemadaman karhutla oleh tim gabungan BPBD di sini.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) terus memperkuat upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
REGU pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dari Manggala Agni terus mengintensifkan upaya pemadaman di sejumlah titik api di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau.
LUAS kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada periode Januari-Februari 2026 mencapai 4.400 hektare dan 94% di antaranya berada di lahan gambut (4.173,82 ha).
KABUT asap dilaporkan menyelimuti Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, pada Rabu (11/3) pagi.
GUNUNG Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) dilaporkan mengalami peningkatan aktivitas dan berpotensi terjadi erupsi eksplosif.
AKTIVITAS gunung berapi Lewotobi Laki-laki yang berada di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali meningkat pada Jumat, 16 Agustus 2025.
BNPB meminta warga Kabupaten Flores Timur untuk tidak kembali ke kampung halaman atau kawasan rawan bencana (KRB) menyusul erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki
GUNUNG Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali alami erupsi pada Selasa, 8 Juli 2025 petang, tepat pukul 16.08 WITA.
Gunung Lewotobi Laki-laki di Flores Timur, NTT, erupsi lima kali pada Selasa malam (17/6) dengan tinggi letusan mencapai 5.000 meter.
Kondisi lesunya ekonomi yang melanda masyarakat Flotim dan kondisi bencana erupsi gunung Lewotobi laki-laki yang terjadi belum lama ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved