Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
Gubernur DIY, Sri Sultan HB X belum memiliki rencana untuk memberikan lampu hijau pembelajaran tatap muka di sekolah. Sultan juga tidak ingin kebijakan yang dikeluarkannya bersifat coba-coba.
"Kita lebih baik memforsir untuk swab test (PCR) seperti yang sekarang. Dengan harapan kita punya kepastian lebih dulu (sebelum membuka pembelajaran tatap muka) daripada coba-coba. Risikonya terlalu besar," kata Sultan, Selasa (11/8).
Sultan sendiri mengaku belum yakin dengan status warna di DIY. "Termasuk zona kuning atau oranye? Sebab sampai sekarang, kasus penularan covid-19 di DIY masih fluktuatif," lanjutnya.
Baca juga: KBM Tatap Muka Dimulai, Sekolah Akan Dimonitor
"Biar kampus dulu yang buka (karena) risikonya untuk anak-anak (sekolah) terlalu besar. (Pembelajaran tatap muka untuk anak sekolah) biar belakangan saja," tukas Sultan.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan DIY, total akumulasi pasien positif terkonfirmasi covid-19 di DIY, Selasa (11/8) berjumlah 880 orang. Sebanyak 609 pasien dinyatakan sembuh dan 25 orang meninggal dunia. (OL-14)
Ia menegaskan, terdapat tiga virus pernapasan utama yang idealnya terus dipantau, yakni COVID-19, influenza, dan Respiratory Syncytial Virus (RSV).
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Studi menemukan swab test sederhana mampu mengidentifikasi anak-anak yang berisiko alami penyakit jantung.
Menkes Budi Gunadi Sadikin tes antigen mandiri (self testing) dinilai lebih banyak false negatif atau tidak akurat. Seseorang bisa dapat hasil negatif padahal sedang positif covid-19.
KEMENTERIAN Kesehatan mengimbau agar masyarakat melakukan tes antigen mandiri jika mengalami gejala covid-19 baru yang disebabkan varian Arcturus.
Bioquick dan Panbio memperlihatkan kemampuan untuk mendeteksi protein SARS-CoV-2 yang dicari.
Dalam kegiatan itu, Mayapada Hospital bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung dan UPTD Puskesmas Kujangsari, bermitra dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran
Ia mengungkapkan, berdasarkan data yang dihimpun, dari 3.888 unit tempat tidur yang disiapkan, sejauh ini baru terpakai 184 unit
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved