Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan aksi pembersihan sampah di Taman Wisata Alam (TWA) Camplong, Kecamatan Fatuleu, Kabupaten Kupang, Senin (10/8) pagi.
Kegian itu melibatkan 200 orang yang berasal dari anggota pramuka saka wanabakti, kader konservasi, anggota masyarakat mitra polhut, dan masyarakat.
Aksi itu bertujuan memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) yang dirayakan setiap 10 Agustus.
Baca juga: Polda Sulteng Tangkal Peredaran Pupuk Ilegal
Aksi peringatan HKAN setiap tahunnya bertujuan mengampayekan pentingnya pelestarian sumber daya alam bagi kesejaheraan masyarakat.
Selain itu, mengedukasi dan mengajak masyarakat berperan aktif dalam menyelamatkan ekosistem alam.
Kepala Balai Besar KSDA NTT Timbul Batubara mengatakan aksi pembersihan sampah tidak hanya dilakukan di TWA Camplong. Kegiatan yang sama juga dilakukan di seluruh kawasan konservasi yang dikelola Balai Besar KSDA di tingkat resort, seperti pelepasan tukik yang dilakukan TWA Menipo dan Taman Buru Bena sebanyak 238 ekor, penyerahan 500 bibit tanaman, pembagian 100 buah tumbler, dan pembagian 150 masker.
"Pembersihan kawasan sudah dilakukan sejak 6 Agustus di 21 resort yang merupakan pengelolaan tingkat tapak," katanya.
Dipilihnya TWA Camplong untuk memberikan contoh salah satu upaya kampanye konservasi, edukasi kepada masyarakat terutama masyarakat sekitar kawasan dan para pengunjung agar menyadari dengan sungguh-sungguh bahwa kawasan wisata harus identik dengan keindahan, kebersihan dan kenyamanan.
Dia juga mengimbau masyarakat agar menjaga kawasan wisata alam di NTT agar bebas dari sampah.
"Dengan adanya lingkungan yang bersih, akan memberi dampak positif dalam banyak hal seperi kualitas hidup kita akan lebih baik, sehat dan cerdas, menghasilkan sumber daya manusia yang unggul dan memiliki daya saing tinggi," kata Timbul Batubara.
Kegiatan itu juga dirangkai dengan Webinar bersama Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Alue Dohang, serta ngobrol pagi bersama media.
Sementara itu, total sampah yang dikumpulkan dari kawasan TWA Camplong sebanyak 1,50 ton yang akan diangkut ke tempat pembuangan akhir (TPA).
Aksi pembersihan sampah tersebut digelar di seluruh Indonesia dan puncaknya secara nasional dirayakan di Taman Nasional Kutai, Kalimantan Timur dengan mengusung tema 'Negara Rimba Nusa, Merawat Peradaban Menjaga Alam'. (OL-1)
Melampaui sidak terminal, inilah 5 kebijakan radikal Menteri LH Hanif Faisol untuk tuntaskan krisis sampah nasional melalui sistem MRF dan Gakkum.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran untuk mengurangi timbulan sampah selama perjalanan.
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) memperkirakan total sampah yang dihasilkan selama periode mudik bisa mencapai sekitar 71.960 ton.
Anggota DPR RI Arif Riyanto Uopdana mendorong pembangunan TPS 3R dan TPA modern di Pegunungan Bintang demi atasi masalah sampah di Oksibi
Pemda mengakui adanya kendala pengangkutan akibat daya tampung TPA yang sudah tidak memadai.
ANGGOTA DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth minta agar ada evaluasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI setelah Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang kongsor.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved