Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pendidikan (disdik) Provinsi Bangka Belitung (Babel) belum akan menerapkan kurikulum darurat untuk pembelajaran di tengah pandemi covid-19 sebab masih akan dilakukan evaluasi terhadap kurikulum yang sudah berjalan.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Babel Muhammad Soleh mengatakan menteri pendidikan dan kebudayaan memang menganjurkan pembelajaran di tengah pandemi ini dengan kurikulum darurat, tetapi hal tersebut tidak dipaksakan.
"Ya memang benar. Tapi, Pak menteri kan tidak memaksa semua kembali ke daerah. Jika merasa sekolah nyaman dengan kurikulum 13 tetap dengan 13. Kita di Babel ini belum akan menerapkan kurikulum darurat tersebut," kata Soleh, Minggu (9/8).
Baca juga: Mahasiswa dari Luar Yogyakarta Diminta Ikut Prosedur Kesehatan
Pihaknya, menurut Soleh, ingin melihat dulu seperti apa kurikulum darurat tersebut sebelum menerapkan kepada siswa SMA/SMK.
"Kita ingin pastikan kurikulum darurat itu seperti apa, sebelum kita terapkan ke para siswa," ujarnya.
Untuk itu, pihaknya akan melakukan evaluasi apakah SMA/SMK di Babel ini perlu menggunakan kurikulum darurat atau cukup dengan kurikulum 13 saat ini.
Ia mengaku pembelajaran pada semester genap sudah menggunakan kurikulum yang sesuai di setiap sekolah masing-masing.
Ia menambahkan, pembelajaran di tengah pandemi ini siswa memang banyak dituntut pembelajaran jarak jauh (PJJ).
"Memang sudah ada beberapa sekolah yang menjadi percontohan pembelajaran tatap muka, tapi kebanyakan sekolah masih menerapkan PJJ," pungkasnya. (OL-1)
TIDAK semua keberangkatan dimulai dengan surat tugas. Sebagian justru lahir dari sesuatu yang lebih sunyi, dari panggilan hati yang tidak bisa ditunda.
SEMBILAN puluh hari setelah banjir melanda Aceh, beberapa anak kembali duduk di bawah tenda biru yang difungsikan sebagai ruang kelas darurat.
Penundaan ini murni merupakan langkah taktis untuk menjaga stabilitas anggaran di tengah pemotongan dana transfer dari pusat.
PENDIDIKAN bermutu tidak pernah lahir dari ruang hampa. Ia tumbuh dari tangan-tangan guru yang bekerja dengan dedikasi, ketenangan batin, dan rasa aman dalam menjalani profesinya.
DALAM dunia yang kian terhubung dan kompleks, keberagaman bukan lagi sekadar realitas sosial, melainkan juga sebuah keniscayaan historis dan antropologis.
Peran guru BK dan kepala sekolah sangat krusial dalam membantu siswa menentukan arah studi serta karier masa depan mereka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved