Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Kecelakaan Speedboat, Empat Penumpang Hilang

Dwi Apriani
05/8/2020 17:43
Kecelakaan Speedboat, Empat Penumpang Hilang
Ilustrasi(ANTARA FOTO/Foto dok Humas Kaltara )

SEBUAH speedboat bermuatan 10 orang mengalami kecelakaam di perairan Sungai Musi, Karang Agung, Musi Banyuasin, Rabu (5/8). Speedboat tersebut berasal dari Kampung Tobo Banyuasin menuju Sungai Lilin Musi Banyuasin.

Diketahui, speedboat mengalami mati mesin sehingga speedboat tersebut terbawa arus kemudian menabrak kapal tongkang batubara dan mengakibatkan 4 dari 10 orang penumpang tidak terselamatkan.

"Benar, ada speedboat mengalami kecelakaan. Peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB pagi tadi," kata Direktur Polairud Polda Sumatra Selatan, Kombes Pol YS Widodo.

Dikatakan Widodo, speedboat dengan mesin 40 PK berangkat dari Kampung Tobo, Banyuasin, menuju Sungai Lilin di Musi Banyuasin. Dalam perjalanan speedboat tiba-tiba mati mesin. "Saat posisi mesin mati speedboat ini terbawa arus, hanyut sampai mendekati tongkang batubara. Mereka minta pertolongan," kata Widodo.

Hingga kini, Mako Polairud yang menerima laporan peristiwa tersebut sudah ke lokasi. Tim bahkan sudah melakukan pencarian terhadap empat penumpang yang hilang. "Empat belum ditemukam, tim kami sudah di lokasi melakukan pencarian. Kondisi di lokasi memang ombak juga kencang, tapi pencarian tetap dilalukan," kata Widodo.

Terkait identitas korban hilang dan selamat, Widodo mengaku masih mendata di lapangan. Akses yang sulit dan jaringan terbatas disebut menjadi kendala laporan anggota.

Sementara itu, Kepala Kantor Basarnas palembang Herry Marantika mengatakan pihaknya telah mengerahkan 7 orang personil Rescue KPP Palembang untuk menuju lokasi kejadian guna melakukan proses pencarian terhadap korban.

Selain menerjunkan personel, peralatan seperti Rubber Boat, alat selam, peralatan medis, komunikasi dan evakuasi juga ikut diterjunkan guna membantu pelaksanaan Operasi Pencarian dan Pertolongan (operasi SAR).

"Team Rescue Basarnas Palembang akan berkoordinasi dan mengkoordinir unsur SAR gabungan untuk melakukan operasi SAR tersebut. Unsur SAR gabungan terdiri dari Basarnas, TNI/Polri, Pemda setempat seperti pihak desa, bahkan dengan pihak medis terdekat serta unsur potensi SAR lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan dilapangan," kata dia.

Ia berharap dengan banyaknya personel yang ikut membantu dalam proses pencarian ini mudah-mudahan korban dapat segera ditemukan. (OL-12)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Retno Hemawati
Berita Lainnya