Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Kesehatan Kota Tasikmalaya mencatat kasus demam berdarah dengue (DBD) di wilayahnya terus mengalami peningkatan hingga telah menembus angka 1.006 kasus sejak Januari. Dari 1,006 kasus yang merata di 10 kecamatan, 20 orang di antaranya meninggal dunia dan 27 orang masih dirawat di rumah sakit.
"Kasus DBD terus menunjukan kenaikan yang cukup signifikan dan semua harus waspada di pergantian musim. Pasien terbanyak berusia di bawah umur. Dari 20 meninggal dunia, 14 orang di antaranya adalah anak-anak. Sebanyak 27 orang masih dirawat serta sisanya 959 orang dinyatakan sembuh," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Tasikmalaya, Uus Supangat Selasa (4/8).
Ia meminta masyarakat untuk melakukan pola hidup bersih dan sehat dan menggiatkan pemberantasan sarang nyamuk.
"Pemberantasan sarang nyamuk yang harus dilakukan warga sekarang terutamanya mulai dari menguras, menutup, dan mengubur (3M) karena tempat tersebut berpotensi menjadi sarang nyamuk," tegasnya.
baca juga: DBD Mulai Ancam Kota Sukabumi
Dari 10 kecamatan yang ditemukan kasus demam berdarah, Kecamatan Kawalu paling parah dengan 174 kasus disusul Mangkubumi 133 kasus, Cihideung 98 kasus, Tamansari 93 kasus, Bungursari 84 kasus, Cipedes 91 kasus, Tawang 86 kasus, Cibeureum 73 kasus, Indihiang 63 kasus, dan Purbaratu 50 kasus. (OL-3)
Tidak hanya menutupi badan jalan, material longsor tersebut juga menimpa Jembatan Gantung Tonjong, sehingga akses bagi pengendara motor, mobil, maupun pejalan kaki lumpuh total.
Hujan deras dengan intensitas tinggi yang melanda wilayah Kabupaten Tasikmalaya menyebabkan tebing setinggi sekitar 30 meter longsor.
Daging sapi kini dijual seharga Rp140.000 per kilogram, daging ayam Rp43.000 per kilogram, dan telur ayam Rp30.000 per kilogram.
Target pembangunan dapur SPPG di Jawa Barat 4.600 dan sekarang telah terlampaui kurang lebih sudah hampir 4.700.
Bencana itu juga menyebabkan 48 rumah mengalami rusak ringan, sedang dan berat.
Kenaikan tersebut terjadi pada, cabai merah, bawang merah, daging ayam, telur, daging sapi, beras, minyak goreng, bawang putih dan sayuran.
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pencegahan angka kematian dari kasus demam berdarah (DBD).
Selain DBD, Rano juga menyoroti masih tingginya kasus tuberkulosis (TBC) di Jakarta. DKI Jakarta masih berada di peringkat delapan nasional untuk kasus TBC.
Kasus leptospirosis di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, meningkat tajam sepanjang 2025. Sebaliknya, kasus demam berdarah dengue (DBD) justru mengalami penurunan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved