Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Ridwan Kamil Yakin Vaksin Covid-19 Sesuai Norma Kesehatan

Bayu Anggoro
24/7/2020 21:16
Ridwan Kamil Yakin Vaksin Covid-19 Sesuai Norma Kesehatan
Ilustrasi(Ist)

GUBERNUR  Jawa Barat Ridwan Kamil berharap ujicoba vaksin virus covid-19 yang dilakukan di Indonesia bisa berhasil. Jika uji klinis fase terakhir ini berjalan sesuai harapan, Emil berharap persoalan pandemi ini bisa segera berakhir sehingga bisa mulai menata kembali program-program prioritas pembangunan.

Menurut Emil, Biofarma dan Universitas Padjajaran sudah melaporkan rencana ujicoba ini langsung kepada Presiden Joko Widodo. Dalam laporan itu, menurutnya kedua unsur negara itu siap memulai rencana besar itu bahkan hingga memproduksi vaksin sendiri.

Jika berhasil, Emil meyakini vaksin virus korona ini akan sesuai dengan norma kesehatan. Sehingga, tambah dia, selain mampu melindungi diri dari covid-19, juga tidak berpotensi menimbulkan efek samping yang berarti.

Dengan begitu, tambah Emil, Indonesia akan segera terbebas dari virus korona yang saat ini masih mengancam dunia. Sementara itu, disinggung alasan pemilihan Bandung sebagai daerah ujicoba, menurut dia hal itu dilakukan agar memudahkan dalam pengawasan.

Seperti diketahui, Biofarma dan Unpad berada di Bandung sejak awal berdiri puluhan tahun silam. "Supaya mudah dalam pengawasannya," kata dia.

Baca juga : Kasus Positif Bertambah, Agam Tunda Siswa Belajar di Sekolah

Lebih lanjut, Emil meminta masyarakat tidak terlena meski saat ini vaksin tengah diujicobakan. Dia meminta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

Hal serupa pun dilakukan pemerintah dengan tetap menggencarkan pelacakan penyebaran virus di masyarakat. "Tingkatkan pengetesan PCR," katanya.

Dia juga meminta pemerintah kabupaten/kota di bawahnya melakukan hal serupa. "Termasuk untuk yang zona rendah, harus tetap sigap," katanya.

Pelacakan dan pengetesan yang masif ini, kata Emil, harus lebih diintensifkan di pintu-pintu masuk dari luar. Sebab, menurut dia kasus korona di wilayahnya banyak juga yang berasal dari luar.

Tak hanya itu, Emil juga meminta daerah agar tetap berhati-hati dalam membolehkan belajar tatap muka di sekolah.

"Keselamatan siswa dan pendidik jadi prioritas. Syaratnya, siapkan protokol kesehatan di sekolah," katanya. (OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Baharman
Berita Lainnya