Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengatakan, Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) dapat meningkatkan produktivitas sekaligus mengubah perilaku petani. Menurutnya, IPDMIP berjalan sukses di Nusa Tenggara Timur.
Berangkat dari kesuksesan program IPDMIP di Nusa Tenggara Timur tepatnya di Manggarai Timur, diharapkan swasembada beras sesuai dengan Program Nawacita dapat tercapai. Ia menegaskan, pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang tidak boleh tertunda apalagi terhenti.
Baca juga: Petani Milenial di Sikka Terapkan Irigasi Tetes dengan Ponsel
“Tanggung jawab pertanian adalah menyediakan pangan bagi 267 juta penduduk Indonesia. Ini merupakan semangat bagi keluarga besar Kementerian Pertanian (Kementan) dan semua pelaku pembangunan pertanian," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Kamis (23/7/2020).
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan Dedi Nursyamsi mengatakan, IPDMIP merupakan program di bidang irigasi untuk mencapai keberlanjutan sistem irigasi, baik irigasi kewenangan pusat, kewenangan provinsi, maupun kewenangan kabupaten.
Dedi Nursyamsi mengatakan, pihaknya terus berupaya mempercepat Pelaksanaan IPDMIP. "Kita berharap pembangunan pertanian melalui IPDMIP dapat meningkatkan pendapatan petani, khususnya di daerah irigasi dan masyarakat sekitar program tersebut," katanya.
Ketua Kelompok Tani Jaya Makmur, Yohanes B Okalung, menyampaikan IPDMIP membawa perubahan pada peningkatan produksi padi sawah petani. Sebelum IPDMIP berjalan di desanya, produktivitas padi petani hanya sebesar 3,4 ton/ha dan sekarang sudah mencapai 4,3 ton/ha.
"Sebelum berjalan di Desa Golo Loni Kecamatan Ranamese, Kabupaten Manggarai Timur, produktivitas padi petani hanya sebesar 3,4 ton/ha dan sekarang sudah mencapai 4,3 ton/ha," kata Yohanes.
Ia menambahkan, IPDMIP membawa perubahan pola pikir petani tentang cara mengelola usaha tani yang baik. Petani diajarkan oleh penyuluh pendampingnya tentang cara mengelola usaha tani padi sawah yang baik melalui Sekolah Lapang (SL).
Baca juga: Normalisasi Irigasi, Langkah Tepat Perlancar Perairan Pertanian
Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP Leli Nuryati menilai, IPDMIP yang berlangsung sejak 2019 berjalan dengan baik di Daerah Irigasi Wae Mao, yang menjadi salah satu lokasi IPDMIP di Kabupaten Manggarai Timur.
"Semua merasa senang dengan adanya program ini. Karena PPL selalu setia mendamping tentang pengelolaan usaha tani melalui sekolah lapang," tutur Leli. (RO/A-3)
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Di bawah kepemimpinan Addin, GP Ansor bahu membahu menggerakkan aktivitas pangan melalui Banser Patriot Ketahanan Pangan.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus penyelundupan komoditas pertanian ilegal di Semarang.
MEMASUKI 2026 pemerintahan Kabinet Merah Putih terlihat sedang euforia merayakan pencapaian swasembada beras 2025.
MENTERI Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan nasional dalam kondisi aman selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Menjelang Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) harga pangan di Pasar Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur.
15 ton cabai dikirim langsung ke Jakarta menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara dari Bandara Rembele menuju Bandara Halim Perdanakusuma.
Sebelum penyegelan 250 ton beras impor ilegal di Sabang dilakukan, pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved