Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
KALUNG tangkal covid-19 yang dipromosikan Kementerian Pertanian mulai merambah wilayah Palembang. Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Sumatra Selatan (Sumsel) mengenalkan kalung tersebut kepada Pemerintah Kota Palembang.
Kepala BPTP Sumsel, Atekan, menyebut hasil uji laboratorium Kementerian Pertanian diklaim mampu membunuh covid-19 hingga 80-100%. Adapun kalung tangkal covid-19 mengandung eucalyptus, yang merupakan tanaman mirip kayu putih.
Baca juga: Komisi IX Minta Kalung Antivirus Diteliti Lebih Lanjut
Tanaman itu banyak ditemui di daerah kering, khususnya wilayah timur Indonesia. Sampai saat ini, BPTP masih menunggu izin edar dari BPOM untuk memperluas produk berbasis eucalyptus, yang diharapkan bermanfaat bagi masyarakat.
"Kita juga sudah kerjasama dengan PT Eagle Cap Lang untuk memperbanyak itu. Nanti bisa dijual bebas. Ada tiga yang akan diproduksi, yaitu kalung eucalyptus, roll-on, kemudian inhaler. InsyaAllah pada Agustus sudah dijual bebas," ujar Atekan, Selasa (21/7).
Dalam menangkal covid-19, kalung eucalyptus bekerja dengan sistem aroma terapi, yang akan diserap pengguna. Sehingga, mampu menghalau virus yang mendekati tubuh pengguna.
Baca juga: Kementan Bantah Kalung Eucalyptus Mampu Bunuh Covid-19
Selain mengenalkan produk eucalyptus, BPTP Sumsel juga menyerahkan buku inovasi teknologi dan penelitian pertanian. Wali Kota Palembang, Harnojoyo, menyambut positif produk yang dikenalkan BPTP Sumsel.
Menurutnya, itu menjadi terobosan penting untuk menangkal covid-19, yang masih mewabah di Tanah Air. "Saya pikir ini merupakan hal bagus. Tetapi yang kami harapkan, pakar atau tim ahli mampu menyampaikannya langsung di tengah masyarakat,” pungkas Harnojoyo.(OL-11)
Objektif harus diakui bahwa sekolah daring adalah proses pembelajaran yang menyebabkan lahir generasi covid-19
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved