Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Golkar mendukung Gibran Rakabuming Raka sebagai Wali Kota Surakarta periode 2020 - 2025, apalagi sejak awal partai berlambang pohon beringin ini berkeinginan keras mendukung putra sulung Presiden RI Joko Widodo itu menjadi orang pertama di Solo.
"Andai tidak mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP, Partai Golkar tetap akan mengusung Gibran. Alhamdulillah, PDIP akhirnya memilih Gibran untuk berlaga pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta, 9 Desember mendatang," kata Ketua Pemenangan Pemilu Jawa Tengah dan DIY DPP Partai Golkar Dr. H.M. Iqbal Wibisono, S.H., M.H. ketika dihubungi ANTARA di Semarang, Minggu (19/7).
Baca juga: Tiga Tewas dalam Kecelakaan Maut di Subang
Sebelumnya, Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani dalam pengumuman tahap kedua 45 pasangan calon peserta Pilkada Serentak 2020 secara virtual di Jakarta, Jumat (17/7), menyebut nama Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa sebagai pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Surakarta pada Pemilihan Kepala Daerah 2020.
Pada kesempatan itu, Gibran menyatakan bahwa rekomendasi tersebut merupakan kehormatan dan juga tanggung jawab untuk memenangi Pilkada 2020.
Ia dan Teguh akan segera berkomunikasi intensif, koordinasi, dan konsolidasi ke jajaran internal DPC, anak cabang, dan tingkat ranting PDIP di Solo. Hal ini sesuai dengan arahan Ketua DPC PDIP Surakarta F.X. Hadi Rudyatmo.
Sementara itu, DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Surakarta juga siap mendukung Gibran-Teguh Prakosa. Bahkan, DPD PAN mendapat perintah dari DPP untuk mendukung bakal calon yang diusung oleh PDIP, kata Ketua DPD PAN Kota Surakarta Achmad Sapari di Solo, Jumat.
Dengan demikian, kata Iqbal, peta kekuatan berdasarkan hasil Pemilu DPRD Kota Surakarta 2019 totalnya 36 kursi, yakni PDIP meraih 30 kursi serta Partai Golkar dan PAN masing-masing tiga kursi DPRD setempat.
Iqbal lantas menyampaikan latar belakang kenapa Partai Golkar sejak awal berkeinginan keras untuk mengusung Gibran karena Surakarta ke depan harus lebih hebat.
"Untuk hebat itu, harus dipimpin orang yang berani, cerdas, kreatif, milenial, dan punya wawasan kebangsaan yang luas. Hal itu ada pada Gibran," katanya. (Ant/OL-6)
Pemanfaatan teknologi imersif dalam layanan kepustakaan merupakan terobosan penting yang jarang dilakukan oleh institusi publik.
Polemik dualisme Raja Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat terus memanas.
Mahasiswa UNS diperkenalkan pada dasar-dasar layanan pinjaman daring (pindar), termasuk peran teknologi dalam menjembatani akses keuangan yang lebih cepat dan tepat guna.
Presiden Prabowo Subianto memilih Alila Solo sebagai tempat menginap saat menghadiri agenda peluncuran 80.000 Koperasi Desa Merah Putih di Surakarta.
Beasiswa RMR adalah program bantuan pendidikan untuk mahasiswa aktif semester 5 ke atas yang berdomisili dan memiliki KTP Surakarta.
Sebanyak lebih dari 70 pelaku usaha turut ambil bagian dalam kegiatan ini, terdiri dari UMKM binaan Jasindo, UMKM umum, UMKM difabel, dan pedagang kaki lima.
Dalam pertunjukan Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sempat melontarkan candaan yang menyebut Wapres Gibran terlihat seperti orang mengantuk.
Lagu Melayu milik Pandji Pragiwaksono digunakan Gibran dalam unggahan Instagram saat dia berkunjung ke Doss Guava XR Studio milik sutradara Upi Guava.
Wapres Gibran menilai dapur umum Baznas berperan penting dalam memastikan ketersediaan makanan bagi masyarakat yang terdampak bencana.
Gibran bertolak dari Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (4/12) sekitar pukul 05.00 WIB menuju Bandara Internasional Minangkabau, Sumatra Barat.
KETUA DPP PDI Perjuangan Said Abdullah menilai langkah Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi untuk merapat ke Partai Gerindra dengan membonceng Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka
Gibran dinilai dekat dan perhatian kepada rakyat (15,7%), mampu memimpin serta bersinergi dengan Presiden Prabowo Subianto (10,3%), pintar dan cerdas (8,7%).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved