Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan terjadinya bencana alam banjir di Desa Mendalam, Kecamatan Hili Kantor, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, pada Rabu (15/7) pukul 14.30 WIB.
Banjir tersebut berdampak pada 70 kepala keluarga (KK). BNPB mencatat, ketinggian air mencapai 40 hingga 100 cm.
"Banjir terjadi di Kab. Kapuas Hulu, Prov. Kalimantan Barat (15/7) dengan TMA 40-100 cm akibat hujan dengan intesitas tinggi dan meluapnya sungai Kapuas yang menyebabkan 20 unit rumah hampir terendam dan 70 KK terdampak," sebut informasi tersebut dalam akun media sosialnya @BNPB_Indonesia, Jakarta, Kamis (16/7).
Baca juga: BNPB : 1.639 Kejadian Bencana Alam, Banjir Mendominasi
Kronologis banjir di Kapuas Hulu disebabkan hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya Sungai Kapuas.
Upaya yang dilakukan BPBD Kabupaten Kapuas Hulu yakni memonitor dan menunggu info selanjutnya dari pihak kecamatan setempat. Kondisi terkini, kata BNPB, banjir masih menggenangi wilayah tersebut dan air terus naik.(OL-5)
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan akan berupaya maksimal menemukan seluruh korban yang masih tertimbun dalam peristiwa longsor di Desa Pasirlangu.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan Tim Disaster Victim Identification (DVI) telah berhasil mengidentifikasi 20 jenazah korban bencana tanah longsor Cisarua.
Penerbangan dilakukan pada ketinggian 8.000–12.000 kaki, dengan area semai pada radial 030–060 derajat.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meninjau dan mengevaluasi penanganan bencana longsor di Desa Pasirlangu, Bandung Barat
Pemerintah daerah telah menetapkan Status Tanggap Darurat sejak 23 Januari 2026 selama 14 hari guna memastikan penanganan dilakukan secara cepat, terpadu, dan terkoordinasi.
Bhakti menyebut hingga kini pihaknya telah memeriksa 65 saksi. Penyidik, kata dia, masih terus berupaya mengumpulkan sejumlah alat bukti.
Total ada 65 aksi dan lima ahli dimintai keterangan dan diketahui proyek ini telah menimbulkan kerugian keuangan negara 62.410.523,20 USD (setara Rp1,350 triliun) dan Rp323.199.898.
Tessa mengatakan, penggeledahan telah dilakukan dari Jumat, 25 April 2025. KPK telah menetapkan tersangka dalam kasus ini.
Wilayah terdampak banjir tersebut antara lain Kabupaten Sambas, Kabupaten Landak, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Bengkayang, Kota Singkawang, dan Kabupaten Kubu Raya.
Pemerintah memilih Provinsi Kalimantan Barat pada Pencanangan Gerakan Pembangunan Terpadu Perbatasan Tahun 2024 untuk mempercepat pembangunan kawasan perbatasan negara itu.
Dukungan bagi pengembangan UMKM lokal juga ditunjukkan dengan terus menjaga kualitas pelayanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved