Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginformasikan terjadinya bencana alam banjir di Desa Mendalam, Kecamatan Hili Kantor, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, pada Rabu (15/7) pukul 14.30 WIB.
Banjir tersebut berdampak pada 70 kepala keluarga (KK). BNPB mencatat, ketinggian air mencapai 40 hingga 100 cm.
"Banjir terjadi di Kab. Kapuas Hulu, Prov. Kalimantan Barat (15/7) dengan TMA 40-100 cm akibat hujan dengan intesitas tinggi dan meluapnya sungai Kapuas yang menyebabkan 20 unit rumah hampir terendam dan 70 KK terdampak," sebut informasi tersebut dalam akun media sosialnya @BNPB_Indonesia, Jakarta, Kamis (16/7).
Baca juga: BNPB : 1.639 Kejadian Bencana Alam, Banjir Mendominasi
Kronologis banjir di Kapuas Hulu disebabkan hujan dengan intensitas tinggi dan meluapnya Sungai Kapuas.
Upaya yang dilakukan BPBD Kabupaten Kapuas Hulu yakni memonitor dan menunggu info selanjutnya dari pihak kecamatan setempat. Kondisi terkini, kata BNPB, banjir masih menggenangi wilayah tersebut dan air terus naik.(OL-5)
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati menjelaskan bahwa peningkatan kesiapsiagaan dilakukan baik di tingkat pemerintah daerah maupun masyarakat.
Hngga kini, banjirasih mengenangi lima kecamatan di Kabupaten Lamongan. Antara loan, Kecamatan Kalitengah, Deket, Turi, Karangbinangun, dan Glagah.
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto memastikan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tetap berjalan dengan optimal.
Sufmi Dasco Ahmad mendesak percepatan izin Bea Cukai untuk bantuan diaspora Aceh di Malaysia yang tertahan di Port Klang agar segera disalurkan ke korban bencana Sumatra.
Data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat, sebanyak 2.453 jiwa terdampak telah mengungsi ke lokasi yang dinilai lebih aman.
Bhakti menyebut hingga kini pihaknya telah memeriksa 65 saksi. Penyidik, kata dia, masih terus berupaya mengumpulkan sejumlah alat bukti.
Total ada 65 aksi dan lima ahli dimintai keterangan dan diketahui proyek ini telah menimbulkan kerugian keuangan negara 62.410.523,20 USD (setara Rp1,350 triliun) dan Rp323.199.898.
Tessa mengatakan, penggeledahan telah dilakukan dari Jumat, 25 April 2025. KPK telah menetapkan tersangka dalam kasus ini.
Wilayah terdampak banjir tersebut antara lain Kabupaten Sambas, Kabupaten Landak, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Bengkayang, Kota Singkawang, dan Kabupaten Kubu Raya.
Pemerintah memilih Provinsi Kalimantan Barat pada Pencanangan Gerakan Pembangunan Terpadu Perbatasan Tahun 2024 untuk mempercepat pembangunan kawasan perbatasan negara itu.
Dukungan bagi pengembangan UMKM lokal juga ditunjukkan dengan terus menjaga kualitas pelayanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved