Rabu 15 Juli 2020, 06:41 WIB

Diduga Lakukan Prostitusi, Hana Hanifah Minta Maaf

Antara | Nusantara
Diduga Lakukan Prostitusi, Hana Hanifah Minta Maaf

Instagram @hanaaaast
Hana Hanifah

 

ARTIS Film Televisi (FTV) Hana Hanifah akhirnya buka suara terkait kasus dugaan prostitusi daring yang menjerat dirinya. Dengan suara terbata-bata, Hana menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak.  

Dihadirkan dalam konferensi pers di Mako Polrestabes Medan, Selasa (14/7) malam, Hana menggenakan pakaian hitam dan jilbab biru serta wajah
yang ditutup masker.

"Saya memohon maaf kepada seluruh warga kota Medan," ucapnya lirih sembari membaca kertas yang bertuliskan permohonan maaf yang dipegangnya.

Baca juga: Dua Pegawai Disdukcapil Cirebon Tersangka Pungli KTP

Didampingi kuasa hukum Machi Ahmad, Hana juga berterima kasih kepada pihak kepolisian yang telah menjaganya selama ditahan di Polrestabes Medan.

"Saya berterima kasih bapak Kapolda Sumatra Utara, bapak Kapolrestabes, dan Sat Reskrim yang menjaga saya saat di Kota Medan dan tim penasehat hukum Bang Machi dan Kak Putri," ujarnya.

Pada kesempatan itu, Hana juga menegaskan dirinya merupakan saksi dalam kasus dugaan prostitusi tersebut.

"Status saya di sini hanya sebagai saksi," ujarnya.

Sebelumnya, personel Satreskrim dan Satintelkam Polrestabes Medan menangkap Hana bersama seorang pria berinisial A di sebuah hotel di Medan, Minggu (12/7) malam. Hana ditangkap terkait dugaan kasus prostitusi.

Pada saat ditangkap, keduanya dalam kondisi tidak berbusana lengkap. Selain kedua orang tersebut, petugas turut mengamankan seorang pria berinisial R yang berperan menjemput Hana di bandara dan mengantarkannya ke hotel.

Pada saat dilakukan penggerebekan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu kotak alat kontrasepsi, dua unit handphone, dan kartu ATM.

Dalam kasus itu, polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka masing-masing berinisial R dan J. J merupakan muncikari dan R merupakan teman J yang berperan sebagai penjemput Hana di bandara dan mengantar ke hotel untuk menemui A.

Sementara Hana dan A, polisi masih menetapkan sebagai saksi. Namun, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut. (OL-1)

Baca Juga

Medcom

41.489 Pemilih di Malut belum Lakukan Perekaman KTP-E

👤Hijrah Ibrahim 🕔Jumat 27 November 2020, 10:38 WIB
Bawaslu Provinsi Maluku Utara meminta Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di 8 Kabupaten Kota untuk turun menjemput bola melakukan...
Dok PSOI Kabupaten Sukabumi

Para Penikmat Ombak Cimaja

👤Iis Zatnika 🕔Jumat 27 November 2020, 10:28 WIB
Cimaja menjadi favorit pemburu ombak karena karakternya yang bergulung besar namun bersahabat buat para...
MI/DENNY SUSANTO

Bawaslu Tolak Banding Denny Indrayana

👤Denny Susanto 🕔Jumat 27 November 2020, 09:50 WIB
Bawaslu RI menyimpulkan berdasarkan bukti-bukti yang diajukan pelapor, keberatan belum memenuhi...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya