Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
BUS pariwisata yang tergabung dalam Ikatan Perusahaan Otobus Priangan Timur (IPOPTI) melakukan konvoi menuju objek wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat. Pelaksanaan yang dilakukan, Sabtu (11/7) guna meningkatkan kembali perekonomian di sektor pariwisata. Wakil Bupati Ciamis Yana Putra mengatakan 24 bus dari berbagai perusahan bus mengikuti konvoi menuju objek wisata Pantai Pangandaran. Bus-bus itu membawa penumpang dengan kapasitas hanya diisi 50 persen sesuai ketentuan new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB) di masa pandemi covid-19.
Yana mengatakan, sejak Maret hampir seluruh destinasi wisata tutup dan sangat berdampak secara ekonomis kepada para pelaku wisata khususnya perusahaan yang mengelola bus wisata. Namun, memasuki new normal atau adaptasi kebiasaan naru perlu adanya inovasi dan produktivitas lebih baik lagi dalam membangun perekonomian di sektor pariwisata.
"Adaptasi kenormalan baru bukan berarti kembali ke situasi semula saat tidak ada Covid-19. Namun membiasakan diri saat ini beraktivitas di luar dengan menerapkan protokol kesehatan dan physical distancing (jaga jarak). Masyarakat diwajibkan memakai masker, apabila melanggar akan dikenai sanksi," kata Wakil Bupati Ciamis Yana Putra, Senin (13/7).
Menurutnya, sekarang ini tren covid-19 di Indonesia belum menurun. Namun Kabupaten Ciamis mendapat penghargaan dengan disinggahi IPOTI yang bisa memotivasi semangat pariwisata di wilayah itu untuk bangkit kembali. Pemerintah Kabupaten Ciamis juga terbuka memberikan kesempatan untuk pengusaha yang ingin berinvestasi.
baca juga: Kemenparekraf Susun Langkah Percepatan Pemulihan Pariwisata
"Ciamis memiliki destinasi wisata yang layak untuk ditawarkan kepada wisatawan berada di Priangan Timur dan sangat memungkinkan untuk dipromosikan. Perekonomian pariwisata harus bangkit tapi harus aman dari covid-19. Dalam pelaksanaannya protokol kesehatan harus tetap dijalankan," katanya.
Sementara itu, Ketua IPOPTI Asep Purnama mengungkapkan konvoi bus di Priangan Timur dalam rangka sosialisasi wisata di era kenormalan baru. Selama ini hampir 5 bulan ke belakang perusahaan bus wisata mengalami pelemahan ekonomi karena tidak melaksanakan aktifitas.
"Dengan sosialisasi diharapkan memberikan kepercayaan kepada masyarakat terutama di jalur Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Banjar dan Pangandaran. Masyarakat bisa berwaisata asalkan tetap menerapkan protokol kesehatan," kata Asep Purnama. (OL-3)
KBRI Warsawa bekerja sama dengan ASITA menghadirkan 21 pelaku industri (sellers) asal Indonesia, mulai dari operator tur hingga perwakilan hotel dari destinasi unggulan.
Kunjungan wisatawan NTT naik 30%! Palapa Ring Timur untuk dukung konektivitas Kupang-Waingapu-Bali.
Gubernur Bali Wayan Koster ungkap dampak konflik Timur Tengah. Kunjungan wisman turun 800 orang/hari & 35 penerbangan di Bandara Ngurah Rai batal. Cek detailnya.
Sekretaris Jenderal United Nations (UN) Tourism Shaikha Al Nuwais menegaskan korelasi erat antara pariwisata dengan perdamaian.
Bima Arya mendorong pematangan konsep Green Island Nusa Penida yang harus terintegrasi dengan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) agar pembangunan berjalan terstruktur dan berkelanjutan.
Peran guru BK dan kepala sekolah sangat krusial dalam membantu siswa menentukan arah studi serta karier masa depan mereka.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved