Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DEWAN Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem dan Fraksi Nasdem DPRD Jepara minta Bupati Jepara Dian Kristiandi tidak hanya berwacana tetapi bergerak cepat lakukan penanganan covid-19 di daerah ini yang kian tidak terkendali.
Hingga saat ini tercatat 568 kasus covid-19, dengan rincian 453 orang masih dirawat di rumah sakit. Dari total jumlah positif covid-19, 429 orang berasal dari Jepara, 24 orang dari luar Jepara dan baru 75 orang yang sembuh ditambah 40 orang meninggal dunia.
Pengurus Partai NasDem dan Fraksi NasDem DPRD Jepara langsung menemui Bupati Jepara, Dian Kristiandi selaku Ketua Gugus Tuhas Percepatan Penanganan Covid-19 Jepara untk mendesak penanganan cepat covid-19 karena kondisi sudah mengkhawatirkan.
"Angka covid-19 di Jepara semakin membesar dan cukup serius, sehingga kita mendesak agar Bupati Jepara segera mengambil langkah penanganan cepat," kata Ketua DPD Partai NasDem Pratikno, Kamis (9/10).
Kedatangan ke kantor bupati ini, demikian Pratikno, yakni untuk mempertanyakan penanganan covid-19 di Jepara karena banyak warga mempertanyakan termasuk komplain terkait penanganan covid-19.
"Bupati selaku Ketua GTPP Covid-19 Jepara jangan hanya berwacana, tapi harus bergerak cepat," imbuhnya.
Masalah covid-19 ini, lanjut Pratikno, jika ini tidak ditangani secara cepat, sungguh-sungguh dan terpadu, maka bukan saja orang-orang yang terpapar covid-19 dan keluarganya yang menderita, tetapi masyarakat luas juga akan semakin kesulitan. Sebab dampak covid-19 sangat besar terutama di sektor ekonomi.
Ketua Fraksi Nasdem DPRD Jepara Hadi Petenak menambahkan berdasarkan pengamatan dan juga hasil komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan, Partai NasDem melihat ada kelemahan dari sisi pengorganisasian gugus tugas hingga tidak cepat melangkah. Padahal pembentukan gugus tugas dalam suasana darurat ini dimaksudkan agar dapat mengambil keputusa tindakan secara cepat, terpadu dan terarah.
baca juga: Pemprov Jabar Koordinasi Dengan TNI AD Tangani Klaster Secapa
Sementara itu Ketua Komisi C DPRD Jepara sekaligus Sekretaris DPD Partai NasDem Jepara Nur Hidayat menilai kurang padunya langkah gugus tugas karena memang tidak memiliki program dan peta jalan yang harus dilalui dan dijadikan acuan dalam penanganan covid 19 di Jepara.
"Kami sudah berkomunikasi dengan sejumlah OPD dan juga anggota gugus tugas. Umumnya mereka tidak mengerti apa yang harus dilakukan dalam situasi seperti ini, kaat Nur Hidayat. (OL-3)
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menilai munculnya wacana dukungan terhadap Presiden Prabowo Subianto untuk kembali maju pada Pilpres 2029 hal yang wajar.
PARTAI NasDem menanggapi santai langkah PAN yang mendukung Presiden Prabowo Subianto dan Zulkifli Hasan sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2029 mendatang.
Pengurus DPC yang dilantik merupakan representasi dari desa dan kelurahan di kecamatan.
ANGGOTA DPR RI Fraksi Partai NasDem Willy Aditya, menegaskan bahwa literasi dan kemampuan berpikir kritis merupakan fondasi utama dalam membangun ekosistem demokrasi yang sehat.
ANGGOTA Komisi VI DPR dari Fraksi Partai NasDem Asep Wahyuwijaya menilai, peringatan keras Presiden Prabowo atas kondisi tata kelola dan usaha BUMN ke belakang sebagai refleksi kegusaran.
MENJELANG Ramadan, kegelisahan sering muncul tanpa sebab yang jelas. Ada rindu yang tertahan, ada takut yang samar, dan ada rasa bersalah yang lama bersembunyi di dasar hati.
Keberadaan tambak udang dinilai melanggar Perda dan RTRW Kabupaten Jepara 2023-2043.l, bahwa kawasan Karimunjawa Ganta diperuntukkan pariwisata dan cagar alam.
Penyidik KPK juga memeriksa beberapa saksi lainnya, yakni Kadiv Bisnis, Literasi, dan Inklusi Keuangan PT BPR Bank Jepara Artha Ahmad Nasir (AN) dan Karyawan PT Jamkrida Jateng Sus Seto (SS).
Surat edaran Bupati Jepara nomor 443.5/ 2274 tentang dua hari di rumah saja mulai berlaku Sabtu (12/6) hingga Minggu (13/6).
Bupati Jepara Dian Kristiandi juga mengaku kaget dengan kabar duka itu. Tetapi dia mengaku mengetahui Imam Zusdi Ghozali dirawat di rumah sakit seusai kunjungan kerja ke Gresik, Jawa Timur.
PARTAI NasDem Jepara melarang anggotanya yang ada di DPRD Kabupaten Jepara ikut kegiatan kunker ke luar Jatim dan Jabar di saat wabah Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved