Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Kuota Sertifikasi Tanah Gratis di Sikka Berkurang

Gabriel Langga
01/7/2020 20:15
Kuota Sertifikasi Tanah Gratis di Sikka Berkurang
Seorang warga menunjukan sertifikat tanah gratis yang dibagikan Presiden Jokowi di Lapangan Tenis Indor Telaga Keramat, Tarakan, Kalimantan(Antara)

KEPALA Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) Fransisko Viana Pereira menyampaikan kuota sertifikat tanah gratis melalui Program Nasional Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) untuk masyarakat Kabupaten Sikka di tahun 2020 mengalami penurunan

"Memang tahun ini, jatah sertifikat tanah di NTT mengalami penurunan, sehingga berdampak juga pada kita di Kabupaten Sikka," paparnya, kepada mediaindonesia.com, Rabu (1/7) di ruang kerjanya Kantor BPN Sikka.

Selain itu, kata Fransisko, jatah PTSL juga menurun diakibatkan dampak dari mewabahnya virus korona.

Untuk di Sikka, ia mengungkapkan, target awal Pengukuran Bidang Tanah (PBT) pada tahun ini sebanyak 4.000 ribu bidang. Namun karena virus korona, target PBT itu berkurang menjadi 2.000.

Sementara itu, jatah Sertifikat Hak Atas Tanah (SHAT) yang dialokasikan pusat sebelumnya 2.500. Tetapi saat ini menjadi 1.900 SHAT. "Adanya wabah virus Korona ini, target itu berkurang, PBT menjadi 2.000 dan SHAT menjadi 1.900 ," tandas dia.

Dikatakannya tahun 2020 ini, BPN Sikka hanya mendapatkan jatah sertifikat tanah gratis dari PTSL hanya 1.900 bidang saja yang tersebar hanya di dua kelurahan yakni kelurahan Wolomarang dan Kelurahan Wailiti.

"Jatah sertifikat gratis di Sikka hanya diberikan di wilayah Kelurahan Wolomarang itu, 1.000 bidang. Kelurahan Wailiti 900 bidang. Jadi jumlah PTSL untuk Kabupaten Sikka tahun 2020 adalah 1.900 sertifikat gratis yang akan diselesaikan oleh kita," terang Fransisko

Dikatakan Fransisko saat ini dalam proses penerbitan Sertifikat Hak Atas Tanah (SHT) terhadap 1.900 bidang itu. "Kegiatan lapangan sudah selesai. Sekarang sementara ditandatangani oleh pejabat satgas ajudikasi yang ada di BPN Sikka," kata Fransisko

Selain itu juga, ditambahkan Fransisko bahwa program sertifikat Redis untuk tahun 2020, pihaknya hanya mendapatkan jatah 1.000 yang diberikan kepada daerah pertanian yaitu Desa Natarmage dan Desa Wolokoli. "Saat ini juga dalam proses penerbitan sertifikat dari program redis itu," pungkasnya.(OL-13)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Muhamad Fauzi
Berita Lainnya