Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK kurang dari lima puluh meter kubik kayu olahan berjenis merbau, diamankan petugas Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Unit II Sorong, Jumat,(27/6). Kayu ini diangkut dengan sembilan truk, dan melintas di pos kehutanan tugu merah saat tengah malam. Puluhan kubik kayu yang tidak dilengkapi dokumen ini, masih ditahan di halaman KPHP kompleks perkantoran Dinas Pertanian Kabupaten Sorong.
Kepala KPHP Unit II Sorong, Yermia Osok menjelaskan, selain kayu merbau dengan olahan ekspor, juga ada kayu hutan campuran yang diamankan. Kayu itu milik masyarakat yang akan disetor ke TPK.
"Ini masih milik masyarakat yang akan dikirim ke TPK. Siapa pembelinya, kita masih periksa pemiliknya," kata Yermias.
Meski statusnya sebagai kayu ilegal, pemilik kayu tersebut kata Yermias tidak akan diproses secara hukum. Alasannya, masyarakat pemilik kayu membutuhkan biaya untuk mencukupi ekonomi keluarga sehingga harus menjual kayu.
"Kita akan lakukan pembinaan saja. Kepada masyarakat pemilik kayu, silakan mengurus dulu dokumennya. Kalau sudag ada nanti kayunya kita lepas. Biar mereka jual," kata Yermias.
baca juga: Pengusaha Temanggung Diminta tak Merumahkan Pekerja Saat Pandemi
Pengamanan kayu ekspor tanpa dokumen itu, berhasil dilakukan setelah petugas KPHP melalukan pengawasan di malam hari. Sebab, dari pengawasan disiang hari, petugas tidak pernah mendapati kayu yang ditebang secara ilegal.
"Ternyata mereka mencoba menghindari petugas dengan beroperasi di malam hari. Ini hasilnya yang bisa kita temukan," tandas Yermias. (OL-3)
Politisi dari Fraksi Gerindra itu meminta Menteri Kehutanan untuk menyelidiki perusahaan yang terlibat dalam aktivitas tersebut dan menindak tegas pelaku perusakan hutan.
Pratikno menuturkan bahwa meski fokus pemerintah saat ini berada pada penanganan tanggap darurat, skenario rehabilitasi dan rekonstruksi juga mulai dipersiapkan secara paralel.
Sepanjang 2025, Gakkum Kemenhut sudah menangani sejumlah kasus terkait pencucian kayu ilegal di sekitar wilayah terdampak banjir di Sumatra.
Bakamla dan Kementerian Kehutanan menggagalkan pengangkutan ratusan kayu balok dari Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau, menuju Kota Batam
Kepala Balai Taman Nasional Meru Betiri, RM Wiwied Widodo, mengapresiasi sinergitas dan kerja bersama lintas instansi.
Kementerian Kehutanan mengimbau seluruh pelaku usaha kehutanan untuk mematuhi dan mengikuti prosedur maupun tahapan penatausahaan hasil sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo mengapresiasi kinerja Pemkab Sorong Provinsi Papua Barat yang berhasil menunjukkan lonjakan signifikan dalam IGA 2025
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sorong menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pengembangan Literasi Berbasis Inklusi Sosial 2025 pada 9–10 November 2025.
Setiap keluarga menerima 10 kilogram beras yang diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pangan mereka dalam jangka pendek.
Kabupaten Sorong kembali hadir pada gelaran Apkasi Otonomi Expo (AOE) 2025 di Hall 5 & 6 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, 28–31 Agustus 2025.
Pengukuhan berlangsung di Gedung Lambert Jitmau, dihadiri Wakil Wali Kota Sorong, H. Anshar Karim, A.Md., Forkopimda Kota Sorong, Pimpinan OPD serta orang tua para anggota Paskibraka
Rembuk stunting ini menjadi wadah strategis untuk menyatukan langkah dan komitmen seluruh pemangku kepentingan yang ada.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved