Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGIAN besar masyarakat di Desa Sindangasih dan Desa Cayur, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, nekat mnyeberangi Sungai Cimedang menggunakan rakit bambu, lantaran jembatan yang ada ambruk diterjang banjir pekan lalu.
"Jembatan darurat memakai rakit yang ditarik oleh tambang tersebut terpaksa dibuat untuk membantu warga menyeberang aliran sungai setelah jembatan permanen ambruk akibat banjir bandang. Kami sudah berkoordinasi dan sudah mengajukan pembangunan jembatan permanen dibangun kembali," kata, Camat Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, Maman Rahman Effendi, di lokasi kejadian, Selasa (23/6).
Maman mengatakan, warga lebih memilihnya memakai jembatan darurat untuk melewati Sungai Cimedang, karena lebih cepat dan tak membutuhkan waktu lama dengan memutar melalui jalur alternatif sejauh 15 kilometer melewati perbatasan Tasikmalaya arah Pangandaran.
Untuk kelancaran petugas mulai dari BPBD, Polri, TNI, Tagana dan lainnya tetap bersiaga setiap harinya membantu proses menyeberangi sungai oleh warga.
Baca juga : Polisi Tangkap Pegawai Dishub Kota Tasimalaya yang Edarkan Sabu
"Proses penyeberangan sungai dibuat secara alternatif warga karena selama ini terdapat 6.000 warga di dua desa tersebut supaya tak memutar arah. Kalau lewat Salopa berjarak 10 kilometer, Pancatengah 15 kilometer dan ke Pangandaran 20 kilometer. Masyarakat juga berharap agar jembatan bisa segera dibangun kembali, supaya kembali normal seperti biasa," ujarnya.
Sementara itu, Ai Masitoh, 45, warga setempat mengungkapkan, selama melintasi Sungai Cimedang semuanya juga merasa ketakutan karena naik bambu rakit baru pertama kalinya. Namun, selama menyeberangi sungai tubuh juga bergetar dan semua hanya bisa duduk berdiam karena derasnya air sungai terasa di depannya.
"Warga memang selama ini baru pertama kali melintasi sungai dalam kondisi air deras dan merasa takut, tapi harus gimana lagi dengan kondisi sekarang terutama keluarga. Jika akan menggunakan jalan alternatif kondisinya juga jauh dan bisa mengeluarkan uang besar, saya berharap agar pemerintah segera membangun kembali," pungkasnya. (OL-2)
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
Banyak perumahan gagal dihuni akibat minim infrastruktur dasar. Wamen PU menegaskan hunian harus terintegrasi, akademisi sebut kumuh akibat sistem.
Ekspansi proyek perumahan nasional dan percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) membuka peluang besar bagi industri penyedia material mechanical, electrical & plumbing (MEP).
Pemkab Bekasi menetapkan pelebaran Jalan Raya Pilar-Sukatani sebagai prioritas 2026. Anggaran ratusan miliar disiapkan untuk pembebasan lahan demi mengurai kemacetan kronis.
Menutup tahun 2025, Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) melihat perjalanan kawasan industri sebagai cermin dinamika ekonomi Indonesia yang terus bergerak.
WARGA Desa Aek Nabara, Kecamatan Marancar, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara, harus berjibaku menyelamatkan diri setelah banjir besar di Sumut yang memutus akses utama desa
Warga menyeberangi Jembatan Bontotallasa yang ambruk di Dusun Pakere, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros.
Warga bersama siswa menggunakan jasa rakit penyeberangan untuk melintasi Sungai Krueng Nagan yang menghubungkan Desa Latong dengan Desa Alue Buloh, Aceh.
Hujan dengan intensitas sedang yang terjadi mengakibatkan peningkatnya debit air sungai tinggi serta terkikisnya fondasi jembatan penghubung 4 desa.
Perbaikan mulai dilakukan pada Jumat (7/2). Perbaikan ini dilakukan karena kondisi jembatan yang memiliki panjang delapan meter dan lebar 1,5 meter ini sudah rusak dan nyaris ambruk.
JEMBATAN Mondokan, yang merupakan jembatan kuno peninggalan Belanda di Dukuh Winong, Desa Winong, Kecamatan Gondang, pada Minggu malam (15/12) putus dihantam banjir.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved