Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
SEBANYAK 236 pengendara roda dua dan empat yang melintas di Bundaran Besar Palangka Raya melakukan rapid test secara drive thru oleh Polda Kalteng,TNI dan Pemprov Kalteng. Dari jumlah tersebut, sebanyak sembilan orang mendapatkan hasil reaktif.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Dokter Kesehatan (Kabiddokkes) Polda Kalteng Kombes Pol Danang Pamudji Kalteng, 9 orang reaktif dan 227 orang non-reaktif.
Sebelumnya, Kapolda Kalteng Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya menargetkan sekitar 300 pengguna jalan yang melintas di Bundaran Besar Palangka Raya untuk dilakukan tracing masyarakat yang reaktif.
"Sasaran yang kita lakukan rapid test drive thru hari ini untuk pengendara roda dua dan roda empat sebanyak 300 orang," kata Kapolda Dedi Prasetyo.
Menurut Kapolda, kegiatan ini merupakan upaya Polri, TNI dan Pemerintah Daerah mengantisipasi penyebaran covid-19 di Kota Palangka Raya.
"Seperti yang kita ketahui bersama di Kota Palangka Raya jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 semakin meningkat, untuk itu kita berupaya melakukan pemeriksaan dengan tracing rapid tes drive thru untuk meminimalisir penyebarannya," ungkapnya.
Baca juga: Polda Kalteng Siapkan Command Center Karhutla
Sementara itu, Gubernur Kalteng Sugianto Sabran, saat meninjau rapid test di Bundaran Besar mengatakan dirinya sangat berterima kasih kepada Polda Kalteng yang telah membantu pemerintah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid-19 dengan melaksanakan kegiatan rapid test massal drive thru.
Dirinya juga berharap di daerah lain bisa melaksanakan kegiatan yang sama. Menurutnya, selain pasar yang menjadi pusat keramaian, jalan raya juga perlu untuk dilakukan pemeriksaan bagi para pengendara.
"Dari hasil rapid test yang diketahui reaktif kita harapkan bisa dikarantina sementara dilakukan pengambilan swab," tutur Sugianto Sabran.
"Apabila hasil swab telah dinyatakan positif, pemprov akan membantu memberikan sembako kepada pasien dan selama perawatan akan dijamin oleh pemerintah," imbuhnya.
Dari data Gugus Covid-19 Kalteng yang dirilis Minggu (21/6), jumlah pasien positif korona bertambah 17 orang sehingga totalnya 779 orang. Sebanyak 17 orang positif itu rinciannya 12 orang di Palangka Raya dan 5 orang Gunung Mas.
Kemudian untuk jumlah ODP 250 orang, PDP 124 orang, sembuh 294 orang dan meninggal dunia 48 orang.(OL-5)
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Republik Indonesia Tito Karnavian di Jakarta, Kamis malam.
Karoops Polda Kalteng menyampaikan, bahwa kesiapan dalam mengamankan PSU di Kabupaten Barito Utara kali ini dilakukan dengan pengerahan personel pengamanan.
Namun, potensi ini hanya akan optimal jika didukung komitmen bersama dalam pengawasan, peningkatan kepatuhan, dan tata kelola yang transparan.
Kegiatan yang dipadati ribuan warga ini disambut antusias oleh pelaku UMKM yang membuka lapak di sepanjang area bebas kendaraan tersebut.
langkah tegas ini mendapat dukungan luas dari masyarakat dan pelaku usaha yang taat aturan, mengingat kerusakan jalan akibat overtonase sering menyebabkan kerugian ekonomi.
Acara ini menampilkan beragam pertunjukan seni dan budaya yang memukau, sekaligus menjadi sarana hiburan bagi masyarakat.
Vulvovaginitis yang bergejala keputihan, nyeri, dan gatal amatlah mengganggu. Ketepatan diagnosis menentukan efektivitas pengobatannya.
Testing dan tracer dilakukan untuk Mencegah terjadinya klaster Covid-19 di lingkungan sekolah selama Pembelajaran Tatap Muka (PTM).
Gus Muhaimin mendesak aparat kepolisian dan dinas terkait untuk mengusut temuan ribuan limbah bekas alat tes antigen di sepanjang pantai di Selat Bali.
Akses tes Covid-19 yang cepat dan andal, dan mengurangi penyebaran infeksi seiring semakin banyaknya orang kembali melakukan aktivitas kehidupan sehari-hari di Indonesia.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) menerapkan tarif baru untuk layanan Rapid Test Antigen di Stasiun dari sebelumnya Rp45.000 menjadi Rp35.000.
Wakil Ketua BURT Evita Nursanty mengungkapkan kebijakan daerah tersebut menimbulkan pertanyaan dari sebagian besar masyarakat pelaku perjalanan moda transportasi udara.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved