Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYALURAN Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa tahap II di Kalimantan Selatan berjalan lamban dan masih ditemukan berbagai kendala. Hingga kini baru 62 desa dari 1.864 desa di Kalsel yang telah menyalurkan BLT Dana Desa.Hal ini dikemukakan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalsel, Zulkifli, Kamis (11/6) di Banjarmasin.
"Hingga kini penyaluran BLT Desa tahap dua masih banyak menemui kendala di lapangan. Sejauh ini baru 62 desa dari 1.864 desa yang ada di Kalsel," ungkapnya.
Seperti halnya BLT tahap I penyaluran BLT Dana Desa tahap II juga menemui kendala terkait pendataan warga yang berhak menerima, karena data yang bersifat dinamis. Selain itu sebagian desa yang tersebar di 11 kabupaten di Kalsel berada di daerah terpencil serta masih adanya kekhawatiran dan kehati-hatian perangkat desa terkait pemanfaatan dana desa tersebut.
"Seperti terjadi di Kabupaten Kotabaru, selain terpencil pemkab setempat membuat kebijakan proses birokrasi dengan alasan kehati-hatian. Misalnya harus terlebih dahulu minta verifikasi kepada inspektorat sehingga pendataan berjalan lambat," ujarnya.
baca juga: PT Pos Indonesia-Flotim Mulai Salurkan BST Tahap Pertama
Sejak disalurkan akhir Mei lalu, penyaluran BLT Desa tahap II tercatat baru 62 desa atau 3,3 persen dari total 1.864 desa yang ada di Kalsel dengan jumlah keluarga penerima manfaat (KPM) 3.104 keluarga. Dana desa yang disalurkan mencapai Rp1,862 miliar.Sedangkan pada penyaluran BLT Desa tahap I dimulai sejak pertengahan April 2020, jumlah desa yang menyalurkan BLT Desa sebanyak 1.636 desa. Jumlah penerima BLT Desa 129.529 keluarga dengan nilai bantuan sebesar Rp77,7 miliar.
"Presentase penyaluran BLT Desa tahap I adalah 87,7 persen kita harapkan meningkat pada tahap II ini," ujarnya.
Pemerintah pusat sendiri berdasarkan Permenkeu no 50/2020 menetapkan penyaluran BLT Desa diperpanjang menjadi enam bulan. Namun perpanjangan tiga bulan berikutnya besaran BLT Desa hanya Rp300 ribu per bulan untuk tiap keluarga penerima bantuan. (OL-3)
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus memperkuat ekosistem industri halal di wilayah tersebut guna meningkatkan daya saing global industri dan UMKM.
PEMERINTAH Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan membentuk dan merekrut 50 orang relawan Komando Cadangan (Komcad) guna memperbesar dan memperkuat kemampuan TNI.
Inovasi ini bertujuan mempercepat distribusi bahan pokok ke wilayah yang mengalami kendala pasokan atau lonjakan harga signifikan.
Peristiwa terbakarnya batubara di kawasan tambang KM 171, Kecamatan Satui, Kabupaten Tanah Bumbu menjadi bukti buruknya tata kelola pertambangan di Provinsi Kalimantan Selatan.
BNPB menyebur memasuki awal Maret, bencana hidrometeorologi masih mendominasi di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Jawa Timur (Jatim).
Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menyatakan bahwa paparan dan usulan yang disampaikan oleh Anggota DPD RI Muhammad Hidayattollah menjadi catatan dan atensi bagi kementerian.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) hari terakhir yang dilaksanakan di Kantor Pos Cikini, Jakarta Pusat.
Pemerintah menyalurkan BLT Kesra tersebut sekaligus untuk tiga bulan yakni Oktober, November dan Desember 2025.
Pemerintah terus mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah terdampak bencana Sumatra.
Pos Indonesia menunjukkan perannya sebagai perpanjangan tangan negara melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Kota Padang.
Bantuan langsung tunai (BLT) untuk para korban bencana Sumatra, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Di tengah tekanan ekonomi yang masih membayangi sebagian warga, Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) menjadi penyangga penting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved