Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PESAWAT Pelita Air yang mengangkut bahan bakar minyak (BBM) solar tergelincir saat akan mendarat di Bandara Karubaga, Kabupaten Tolikara, Papua, Selasa (9/6) sekitar pukul 09.15 WIT.
Pesawat berjenis AT802A PK-PAG itu diawaki oleh pilot warga asal Selandia Baru, Anderson Matthew James.
Baca juga: Dipasok dari Lapas, Dikemas di Hotel, Sabu Diedarkan via Aplikasi
Dalam insiden tersebut tidak terdapat korban jiwa. "Anderson, 49, dievakuasi ke RSUD Karubaga untuk dilakukan pengecekan kondisi kesehatan oleh tim medis," tutur Kabid Humas Polda Papua Kombes AM Kamal, Selasa (9/6).
Kamal menjelaskan, pesawat Pelita Air datang dari Bandara Timika dengan tujuan Bandara Karubaga.
Sekitar pukul 09.15 WIT, pesawat tiba di bandara Karubaga kabupaten Tolikara. Namun, saat pesawat akan melakukan pendaratan (landing), pesawat mengalami mengalami Crash Landing sehingga ban pesawat tergelincir dan menabrak pagar landasan Pacu Bandar Udara Karubaga.
“Pesawat yang tergelincir mengangkut BBM Subsidi jenis Solar sebanyak 3 Ton dan untuk saat ini telah dipindahkan pada mobil,” ujar Akmal.
Sementara itu solar yang dibawa oleh pesawat tersebut, sudah dipindahkan pada mobil truk pengangkut BBM.
Kini, polisi tengah melakukan pemeriksaan TKP dan melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan penyelidikan. (X-15)
Kelima warga itu sebelumnya berangkat ke Papua pada 14 Februari 2026 untuk bekerja dalam proyek pembangunan yang dijanjikan oleh seorang mandor.
11 bandara perintis di tiga provinsi Papua kini telah diamankan sepenuhnya oleh pasukan TNI setelah Februari lalu ditutup akibat gangguan keamanan oleh kelompok kriminal bersenjata atau KKB
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya analisis dan evaluasi terhadap kebijakan yang sudah tidak relevan dengan kondisi terkini.
Papua Connection menyerukan penghentian kekerasan bersenjata di Tanah Papua, khususnya yang menyasar warga sipil, guru, dan tenaga kesehatan.
Insiden penyerangan terjadi di Pos Pengamanan PT Kristal Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.
KAPOLRES Nabire AKBP Samuel Tatiratu, mengatakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Aibon Kogoya menyerang pos milik PT Kristalin yang berlokasi di Makimi, Kabupaten Nabire.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved