Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Jawa Tengah, Ganjar Pranowo memerintahkan para bupati dan wali kota untuk menutup pasar tradisional daan pusat perbelanjaan modern untuk memutus virus korona. Ia mengaku kaget dengan temuan kasus covid-19 di pasar-pasar tradisional.
"Ini kita kecolongan, harusnya tidak perlu terjadi jija kita bisa saling menjaga. Dan jika tidak bisa tertib saya minta kepala daerah menutup seluruh pasar," kata Ganjar Pranowo, Selasa (26/5).
Jelang lebaran lalu pasar di berbagai daerah terpantau cukup ramai dan warga banyak tidak mengikuti protokol kesehatan, sehingga yang terjadi puluhan warga terpapar covid-19.
"Ini tidak boleh lagi terjadi karena korona masih menjadi ancaman nyata," imbuhnya.
Di tengah upaya memutuskan mata rantai penyabaran virus korona, warga harus bisa bersama-sama menjaga dengan melakukan protokol kesehatan, sehingga masalah covid-19 ini segera dapat diatasi.
Sementara itu dari hasil pelacakan tim Satgas Covid-19 dilaporkan satu pedagang di Pasar Pagi Salatiga positif covid-19, giliran Pasar Ikan Kobong Kota Semarang dari hasil penyisiran Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 menemukan 21 orang reaktif. Kemudian kemudian di Kendal hasilnya 23 orang dinyatakan reaktif korona yakni 13 orang di Pasar Boja, 2 orang Pasar Sukorejo, 4 orang Pasar Weleri, dan 4 orang Pasar Pegandon.
Kondisi yang sama juga terjadi di Jepara ditemukannya 9 orang yang dinyatakan reaktif terhadap covid-19 hasil rapid test baik di Pasar Jepara. Kemudian juga ditemukan kasus covid-19 di Saudara Swalayan Tahunan dan Pasar Mayong, serta Pasar Demak.
"Setelah kita ketahui ada pedagang di Pasar Kobong asal Demak positif covid-19 dan meninggal langsung kita lakukan pelacakan, ada 21 yang terpapar dan pasar langsung ditutup," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, Abdul Hakam.
baca juga: Pasar Tradisional Sumbang 20 Kasus Positif Covid-19 di Tuban
Hal senada juga diungkapkan Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kendal Budi Mulyono bahwa hasil rapid test yang dilakukan di berbagai pasar tradisional dan modern, ditemukan pukuhan warga terpapar covid-19. Sehingga mereka langsung diisolasi dan diobati. (OL-3)
Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah mempersiapkan berbagai upaya untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol saat puncak mudik lebaran 2026.
Pada Senin (16/3) jumlah pemudik masuk ke Jawa Tengah melalui Jalan Tol Trans Jawa terus meningkat sejak Minggu (15/3), rata-rata setiap berkisar 1.400-1.900 kendaraan masuk ke Kota Semarang.
Gubernur Ahmad Luthfi lepas belasan ribu peserta Mudik Gratis Jateng 2026. Targetkan 17 juta pemudik dongkrak ekonomi daerah dan UMKM lokal. Simak selengkapnya!
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi melepas 325 armada bus yang mengangkut belasan ribu pemudik dari Jabodetabek ke 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengimbau para pemudik untuk tidak membawa kerabat atau teman kembali ke Jakarta setelah Lebaran
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menanggapi OTT KPK di Cilacap dan kembali menegaskan pentingnya integritas kepala daerah serta ASN dalam pemerintahan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved