Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 150 ribu keluarga Blora, Jawa Tengah mulai menerima paket bantuan jaring pengaman sosial dampak covid-19 dari Presiden, Kemensos, Pemkab Blora dan bantuan langsung tunai (BLT) dari desa. Setelah paket bantuan dari Presiden senilai Rp200 ribu per bulan, kemudian dari Kemensos sebesar Rp600 ribu, kini bantuan dari Pembak Blora masing-masing senilai Rp200 ribu selama tiga bulan.
Bantuan dari Pemkab Blora sebagai jaring penganan sosial dampak dari covid-19 tersebut, disalurkan melalui kecamatan dan pemerintah desa kepada warga yang belum tercover bantuan dari Presiden dan Kemensos.
"Mulai hari ini Jumat (15/5) paket bantuan untuk 14 ribu keluarga kita salurkan," kata Bupati Blora Djoko Nugroho, Jumat (15/5).
Mulai pekan lalu, lanjut Djoko Nugroho, paket bantuan kepada warga kurang mampu terdampak covid-19 dari Presiden senilai Rp200 ribu per keluarga dan bantuan sosial tunsi (BST) dari Kemensos Rp600 ribu per keluarga selama tiga bulan kedepan sudah disalurkan.
Kemudian mulai hari ini paket bantuan dari Pemkab Blora juga senilai Rp200 ribu selama tiga bulan untuk 14 ribu keluarga disalurkan. Demikian juga bantuan langsung tunai (BLT) dari desa Rp600 ribu per bulan selama tiga bulan untul 28 ribu keluarga di 271 desa di Blora juga disalurkan.
"Kita targetkan sebelum lebaran 150 ribu keluarga di Blora sudah menerima bantuan dari Presiden, Kemensos, Pemkab Blora dan desa," ujar Djoko Nugroho kepada Media Indonesia, usai menandatangani penyerahan paket bantuan jaring pengaman sosial di Kantor Pemkab Blora.
Berdasarkan data terbaru, menurut Djoko Nugroho, jumlah keluarga yang berhak menerima bantuan jaring pengaman sosial sebagai dampak covid-19 mencapai 350 keluarga. Namun hingga saat ini masih ada bantuan sosial yang belum sampai yakni dari Gubernur Jawa Tengah.
"Bansos dari gubernur belum tahu kaoan cairnya," imbuhnya.
baca juga: Lahan Terbatas, Petani Lhokseumawe Tetap Tanam Jagung
Bupati Djoko Nugroho juga meminta agar Dinas Sosial Blora dan semua pihak untuk terus meneliti dan memantau penyaluran bantuan itu, sehingga tidak ada pemberian tumpang tindih.
"Coret saja jika sampai ada bantuan dari presiden, kemensos, gubernur, pemkab Blora dan desa yang tumpang tindih," ungkapnya. (OL-3)
Masalah tawuran tidak cukup diselesaikan hanya dengan imbauan moral atau nasihat.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk mengevaluasi bahkan, jika diperlukan, mencabut bantuan sosial (bansos) bagi keluarga yang anggotanya terlibat dalam aksi tawuran.
Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta mengusulkan evaluasi hingga pencabutan bansos bagi keluarga pelaku tawuran sebagai langkah tegas menekan aksi kekerasan di Jakarta.
Pemerintah mengimbau masyarakat untuk proaktif mengecek status kepesertaan melalui kanal resmi guna menghindari informasi palsu.
Gaji guru PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, tercatat hanya Rp300 ribu per bulan, menjadikannya salah satu isu yang paling disorot publik.
Transaksi judi online bagi 12.402 KPM bansos dengan kondisi tersebut sangat memprihatinkan.
Pekerja sektor informal diketahui rentan gejolak ekonomi dan tingkat kesejahteraan di bawah rata-rata; seperti petani, nelayan, pedagang kaki lima, dan pekerja bukan penerima upah lainnya.
Penerapan akuntansi di lembaga publik bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi wujud nyata dari tanggung jawab dalam menjaga amanah dana publik.
BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan kepada keluarga korban kecelakaan saat berangkat kerja.
Banyak lansia Indonesia tetap bekerja bukan karena pilihan, tapi keterpaksaan.
Yassierli menegaskan bahwa pemerintah berkomitmen memperluas jaminan perlindungan tenaga kerja, termasuk bagi pekerja di sektor kreatif dan informal.
BPJS Ketenagakerjaan Jakarta Ceger menyalurkan manfaat program jaminan kematian kepada dua keluarga peserta. Penyaluran dilaksanakan di RPTRA Susukan, Ciracas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved