Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
PELAKU usaha dodol terbesar di Kabupaten Garut Dodol Picnic memanfaatkan pasar online melalui media sosial sebagai terobosan agar perusahaan tetap memiliki aktivitas di tengah darurat wabah Covid-19.
Perusahaan juga memastikan tidak ada karyawan yang di PHK, namun mengambil langkah pengurangan jam kerja dan menurunkan produksi. "Selain tetap memasok ke sentra-sentra penjualan oleh-oleh, pemasaran dodol saat ini juga dilakukan melalui medsos, kita genjot pemasaran dan tim IT," kata pengusaha "Dodol Picnic" Garut, Ato Hermanto di Garut, Rabu (29/4).
Ia menuturkan, perusahaan terus memanfaatkan pasar yang masih berpotensi untuk menjual produk dodol, salah satunya pasar berbasis "online" dan pasar modern.
Sementara tingkat penjualan di toko sentra oleh-oleh di Garut maupun luar kota seperti tempat wisata, terjadi penurunan drastis sejak ditetapkannya darurat wabah Covid-19.
Meski terjadi penurunan penjualan, perusahaan tetap berupaya memproduksi dodol dengan jumlah produksi disesusaikan agar permintaan pasar tetapi terpenuhi dan tidak ada karyawan yang dirumahkan. "Karyawan tidak ada yang di-PHK, kita mengambil langkah mengurangi produksi, pengurangan jam kerja," kata Ato.
Darurat wabah Covid-19 telah berdampak kurang baik pada sektor perekonomian, termasuk usaha dodol sebagai makanan oleh-oleh khas Garut yang saat ini produksinya menurun sekitar 50 persen.
Padahal, pada bulan Ramadan produksi dodol seharusnya ditingkatkan karena permintaan pasar di berbagai daerah akan tinggi pada musim libur Idul Fitri. "Sekarang produksi turun 50 persen sampai 60 persen, seharusnya sekarang menggenjot produksi karena biasanya permintaan meningkat," katanya.
Sementara itu, sejumlah sentra penjualan oleh-oleh di Kabupaten Garut tampak sepi dari kerumunan wisatawan yang biasanya datang dari berbagai kota seperti Bandung, Jakarta dan kota sekitarnya.
Salah satunya di sentra oleh-oleh Jalan Otto Iskandardianta atau kawasan Tarogong saat ini sepi, padahal biasanya setiap libur akhir pekan selalu ramai oleh kendaraan pribadi. (OL-12)
Hikiniku to Come secara literal berarti daging giling dan nasi, merefleksikan konsep freshly grilled hamburg yang dinikmati dengan nasi hangat yang mengepul.
Secara historis, sate bulayak merupakan makanan khas dari Kecamatan Narmada, Lombok Barat.
Bagi masyarakat Maluku Utara, Lalampa bukan sekadar makanan, melainkan tradisi yang tak terpisahkan dari momen kebersamaan.
Rumah Makan Padang Nan Lamak resmi dibuka di Jakarta Selatan. Sajikan rendang dan ayam goreng khas Solok dengan resep autentik Minang dan konsep made-to-order.
Bukan sekadar nasi kari biasa, menu ini dikenal dengan porsi melimpah, rasa kuah kari yang khas, dan harga yang ramah di kantong.
Spesial tahun ini, hidangan-hidangan Turki dapat dinikmati di Jakarta, tepatnya di DoubleTree by Hilton Jakarta – Diponegoro melalui program “Taste of Turkiye”.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved