Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Sekda Sumut Ungkap Empat Titik Rawan Korupsi di Pandemi Korona

Yoseph Pencawan
25/4/2020 19:57
Sekda Sumut Ungkap Empat Titik Rawan Korupsi di Pandemi Korona
Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Malaysia saat karantina di Pangkalan Udara Militer (Lanud) Soewondo Medan, Sumatra Utara.(Antara)

ADA empat aspek kerawanan korupsi dalam upaya pemerintah daerah menangani pandemi virus korona atau covid-19.

"Empat kerawanan korupsi tersebut yaitu pada aspek pengadaan barang dan jasa, filantropi atau sumbangan pihak ke tiga, refocusing dan realokasi anggaran covid-19, serta penyelenggaraan bantuan sosial (bansos)," papar Sekretaris Daerah Sumatra Utara Raja Sabrina, Sabtu (25/4).

Baca juga: Pulang dari Malaysia, Bayi 4 Bulan Positif Korona, Ibunya Negatif

Karena itu dia mengingatkan instansi terkait di lingkungan pemprov serta kabupaten/kota agar benar-benar berhati-hati dalam melakukan setiap pekerjaan. Butuh kehati-hatian dalam penggunaan anggaran agar pada pelaksanaannya tidak terjadi pelanggaran hukum.

Baca juga: Pemprov NTT belum Bagi Bantuan Pangan, Wagub: Belum Dapat Data

Pemprov Sumut sendiri telah menambah alokasi anggaran penanganan Covid-19 menjadi sebesar Rp1,5 triliun yang akan difokuskan untuk pembiayaan jaring pengaman kesehatan, ekonomi, sosial dan keuangan. Dan jumlah itu masih bisa ditambah lagi sesuai dengan kebutuhan.

Pada awal pemberlakuan status darurat Covid-19, Pemprov Sumut hanya mengalokasikan anggaran penanganan senilai Rp18 miliar. Namun seiring peningkatan eskalasi wabah, anggaran penanganan ditambah signifikan menjadi Rp825 miliar. Dan melalui instrumen kebijakan refocusing anggaran, alokasi ditambah lagi menjadi Rp1,5 triliun. (X-15)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya